Kamis, 23 APRIL 2026 • 10:32 WIB

UNAND Hadirkan UTBK Inklusif, Sebelas Peserta Disabilitas Dapat Fasilitas Khusus

Author

UNAND fasilitasi sebelas peserta disabilitas ikuti UTBK (unand.ac.id)

INDOZONE.ID - Universitas Andalas (UNAND) memberikan perhatian khusus kepada peserta penyandang disabilitas, yang mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada 21 April 2026.

Salah satu kisah inspiratif datang dari Reshma Adiva, seorang peserta penyandang tunadaksa. Semangatnya untuk meraih pendidikan tinggi, tidak surut meski harus menghadapi tantangan fisik. 

Baca juga: Ingin Jadi Guru? Ini 15 Kampus dengan Fakultas Pendidikan Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2026

Reshma menceritakan bahwa awalnya ia dijadwalkan mengikuti ujian di lantai tiga Gedung Fakultas Teknik.

“Dari awal saya sudah konfirmasi ke kampus terkait kondisi saya. Alhamdulillah langsung dibantu dan dipindahkan ke lokasi yang lebih mudah diakses,” ungkapnya.

Respons dari pihak kampus ternyata sangat cepat dan solutif. Panitia segera memindahkan lokasi ujian Reshma ke lantai dasar Gedung Perpustakaan pada hari yang sama.

Langkah tersebut diambil agar Reshma dapat mengakses ruang ujian dengan mudah dan lebih nyaman.

Reshma menyatakan rasa syukurnya atas bantuan pihak UNAND yang sigap merespons kondisinya, sehingga bisa berkonsentrasi penuh dalam mengerjakan soal demi menggapai cita-citanya melanjutkan studi.

Baca juga: UNAND Gelar Bazar Ramadhan, 50 UMKM Ikut Ramaikan dan Bangkitkan Ekonomi Warga

Secara keseluruhan, terdapat 11 peserta berkebutuhan khusus yang mengikuti ujian di UNAND tahun ini, yang terdiri dari penyandang tunadaksa dan tunarungu.

Untuk memberikan pelayanan lebih terorganisir dan optimal, pihak universitas sengaja menjadwalkan seluruh peserta disabilitas untuk melaksanakan ujian pada hari pertama di ruang Direktorat Teknologi Informasi (DTI).

Direktur Pendidikan dan Pembelajaran UNAND, Dr. Mahdhivan Syafwan, menegaskan bahwa prinsip inklusivitas menjadi landasan utama dalam setiap proses penerimaan mahasiswa baru.

“Kami melakukan pengaturan khusus baik dari sisi lokasi maupun dukungan teknis agar mereka dapat mengikuti ujian dengan nyaman tanpa mengurangi kualitas dan integritas pelaksanaan UTBK,” jelasnya.

Meskipun diberikan kemudahan akses, Dr. Mahdhivan menjamin bahwa kualitas serta integritas pelaksanaan ujian tetap terjaga sesuai standar yang ditetapkan. 

Baca juga: Ingin Jadi Guru? Ini 15 Kampus dengan Fakultas Pendidikan Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2026

Melalui penyediaan fasilitas yang adaptif, UNAND berupaya menghapus sekat-sekat hambatan bagi calon mahasiswa yang memiliki keterbatasan.

Pihak universitas ingin memastikan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing dan berkembang di jenjang pendidikan tinggi.

Dengan semangat ini, UNAND berharap dapat terus bertransformasi menjadi institusi yang ramah, terbuka, dan mendukung potensi seluruh anak bangsa tanpa terkecuali.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unand.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU