Mahasiswa UNAIR Raih Juara 1 Youth IMPACT 2025 dengan Inovasi "EcoThin" untuk Atasi Mikroplastik
INDOZONE.ID - Tim mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil keluar sebagai juara pertama dalam ajang nasional Youth IMPACT 2025 yang digelar di Malang Creative Center pada 18 hingga 19 Oktober 2025.
Inovasi mereka diberi nama "EcoThin", berupa kemasan makanan berbahan biopolimer nabati yang dikembangkan sebagai alternatif plastik sekali pakai dan solusi terhadap pencemaran mikroplastik.
Latar Belakang Ide Produk EcoThin
Produk EcoThin dibuat dari limbah serat batang pisang, pektin kulit pisang, dan pati singkong. Kombinasi bahan tersebut menghasilkan kemasan yang biodegradable, kuat, fleksibel, dan relatif murah.
Ide riset ini muncul setelah tim mengamati fakta kalau masyarakat Indonesia menghadapi paparan mikroplastik yang cukup besar. Dengan EcoThin, tim ingin menyediakan solusi yang gak hanya ramah lingkungan tetapi juga dapat diadopsi oleh UMKM.
Proses Kompetisi dan Tantangan yang Dihadapi
Kompetisi Youth IMPACT 2025 mengundang ratusan tim dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga. Tahap awal diawali dengan seleksi abstrak, kemudian penyusunan paper lengkap dan pengembangan prototipe, hingga akhirnya presentasi di hadapan juri.
Dalam tahap final, tim UNAIR mempresentasikan gak hanya makalah ilmiah tetapi juga prototipe EcoThin berupa tray makanan.
Presentasi ini mendapat pujian dari juri yang terdiri dari peneliti, praktisi lingkungan, dan akademisi terutama karena aspek inovasi dan dampak sosialnya.
Kolaborasi Multi Disiplin dan Nilai Tambah Akademik
Tim pemenang terdiri dari mahasiswa lintas disiplin Syarafina Khoirunnisa (Kesehatan Masyarakat 2023), Usamah (Teknik Lingkungan 2024), dan Ainun Azka Rohmatillah (Biologi 2023) dari UNAIR.
Kolaborasi ini memperlihatkan kalau solusi lingkungan modern memerlukan penggabungan ilmu kesehatan, lingkungan, dan bioteknologi.
Dengan demikian, EcoThin gak hanya sekadar proyek mahasiswa, tetapi juga platform pengembangan riset terapan yang siap menghadapi kebutuhan industri maupun sosial.
Dampak dan Langkah ke Depan
Tim menjadikan prestasi sebagai pijakan untuk pengembangan lebih luas mulai dari produksi massal kemasan biopolimer, kerja sama dengan UMKM, hingga publikasi ilmiah yang direncanakan di jurnal terindeks.
Produk yang mereka hasilkan juga berkaitan erat dengan target global, yaitu SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).
EcoThin diharapkan bisa jadi contoh nyata bahwa penelitian kampus dapat berkontribusi pada solusi lingkungan nyata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unair.ac.id