Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. (AI/Gemini)
INDOZONE.ID - Banyak lulusan pesantren yang memiliki prestasi akademik dan pengalaman organisasi yang baik, tetapi masih merasa minder saat ingin melanjutkan kuliah melalui jalur beasiswa.
Padahal, saat ini tersedia berbagai program beasiswa bagi santri untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, salah satunya adalah Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kabar baiknya, masa pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 telah diperpanjang hingga 5 Juni 2026 mendatang, sehingga calon pendaftar masih memiliki waktu tambahan untuk melengkapi persyaratan dan menyiapkan dokumen yang dibutuhkan.
Bagi santri maupun alumni pesantren yang ingin memanfaatkan kesempatan ini, berikut cara daftar Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 yang perlu diketahui.
Baca juga: Modal Kamera dan Kreativitas, Mahasiswa UTU Asal Papua Ini Tembus Kompetisi Fotografi Internasional
Baca juga: Ubaya Gelar Makan Bersama Gratis, Bagikan 250 Porsi Hidangan Kurban untuk Mahasiswa dan Warga
Jelaskan bagaimana pengalaman belajar kamu di pesantren dapat mendukung minat akademik yang ingin dikembangkan di perguruan tinggi nanti.
Hal ini dapat menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan keagamaan bisa jadi bekal yang relevan untuk melanjutkan studi di level yang lebih tinggi.
Mintalah surat rekomendasi dari pimpinan pesantren, guru, atau tokoh yang memahami kemampuan akademik, karakter, dan prestasi yang pernah kamu dapat.
Kamu juga bisa membuat proposal yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat dan sesuai dengan bidang yang diminati.
Tema yang berkaitan dengan pendidikan, sosial, keagamaan, pemberdayaan masyarakat, atau pembangunan daerah, biasanya umum menjadi nilai plus dalam tahapan seleksi.
Cantumkan pengalaman menjadi pengurus organisasi, panitia kegiatan, mentor, atau terlibat dalam program pengabdian masyarakat selama kamu di pesantren.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan, Beasiswa.kemenag.go.id