Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 17 JULI 2026 • 09:25 WIB

UNAIR Tampilkan Keunggulan Pencitraan Medis Pedesaan dan Skrining Tuberkulosis pada UPM–FUJIFILM Medical Physics Course

UNAIR Tampilkan Keunggulan Pencitraan Medis Pedesaan dan Skrining Tuberkulosis pada UPM–FUJIFILM Medical Physics CourseFUJIFILM" data-author="null" data-credit="null" data-source="null">UPM-FUJIFILM

INDOZONE.ID - Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik internasional melalui partisipasinya dalam UPM–FUJIFILM Medical Physics Course Level 1 dan Level 2 yang diselenggarakan di Universiti Putra Malaysia (UPM) pada 27–28 Maret 2026. Program internasional tersebut mempertemukan fisikawan medis, radiolog, radiografer, peneliti, akademisi, serta tenaga kesehatan dari berbagai negara untuk berbagi pengetahuan mengenai perkembangan terkini di bidang fisika medis dan pencitraan diagnostik.

Mewakili Universitas Airlangga, Prof. Dr. Anggraini Dwi Sensusiati, dr., Sp.Rad., Subsp. N-KL(K) dari Magister Terapan Pencitraan Diagnostik, Fakultas Vokasi, diundang sebagai pembicara internasional untuk memaparkan pengalaman Indonesia dalam memperluas layanan pencitraan diagnostik bagi masyarakat di wilayah pedesaan sekaligus mendukung program skrining tuberkulosis (TB) nasional. Kehadirannya mencerminkan kontribusi UNAIR dalam menjawab tantangan kesehatan global melalui inovasi, pendidikan, dan kolaborasi riset.

Mendorong Akses Layanan Kesehatan melalui Pencitraan Diagnostik

Dalam presentasinya yang berjudul “Indonesia Rural Imaging and TB Screening”, Prof. Anggraini menjelaskan peran strategis pencitraan diagnostik dalam meningkatkan akses layanan kesehatan di berbagai wilayah Indonesia yang memiliki kondisi geografis beragam. Ia menyoroti pentingnya perluasan layanan pencitraan medis untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil sebagai upaya mengurangi kesenjangan layanan kesehatan.

Selain itu, Prof. Anggraini memaparkan implementasi program skrining tuberkulosis berbasis pencitraan yang mengedepankan kolaborasi multidisiplin, pemanfaatan teknologi, serta pendekatan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada masyarakat. Strategi tersebut dinilai mampu memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas penanganan pasien.

Baca Juga: Unair Edukasi Warga Keputih soal Perlindungan Konsumen dalam Penggunaan Paylater

Memperluas Kolaborasi dan Pertukaran Pengetahuan

Paparan tersebut mendapat respons positif dan memicu diskusi aktif di antara peserta yang berasal dari berbagai universitas, institusi kesehatan, dan lembaga penelitian. Ketertarikan peserta menunjukkan meningkatnya perhatian komunitas internasional terhadap pengalaman Indonesia dalam menghadirkan layanan pencitraan diagnostik yang merata serta mengintegrasikan radiologi diagnostik ke dalam program kesehatan masyarakat.

Forum ini juga menjadi wadah untuk bertukar gagasan mengenai peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi layanan kesehatan guna menghadapi tantangan kesehatan di masa mendatang.

Mengulas Perkembangan Terkini Fisika Medis

Selain sesi kuliah tamu, UPM–FUJIFILM Medical Physics Course menghadirkan berbagai sesi ilmiah yang membahas perkembangan terbaru dalam bidang pencitraan medis dan radiologi. Materi yang disampaikan meliputi dosimetri radiasi, proteksi radiasi, radiografi digital, optimasi citra, pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence), hingga teknologi terkini dalam radiologi diagnostik maupun terapeutik.

Program tersebut menjadi wadah kolaborasi lintas disiplin yang mempertemukan akademisi, institusi pelayanan kesehatan, dan mitra industri untuk berbagi pengalaman serta mengeksplorasi berbagai inovasi yang dapat mendukung kemajuan layanan kesehatan.

Memperkuat Jejak Akademik Global UNAIR

Partisipasi aktif dalam forum internasional ini menjadi bukti komitmen Universitas Airlangga dalam memperluas kiprah akademiknya di tingkat global sekaligus memperkenalkan keunggulan Indonesia di bidang pencitraan medis dan kesehatan masyarakat. Melalui forum tersebut, UNAIR tidak hanya mendorong pertukaran pengetahuan, tetapi juga memperkuat jejaring kemitraan internasional yang berkontribusi pada pengembangan pendidikan, penelitian, dan inovasi di bidang kesehatan.

Keikutsertaan ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas serta memperkuat peran Universitas Airlangga dalam menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Unair, Unair

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

UNAIR Tampilkan Keunggulan Pencitraan Medis Pedesaan dan Skrining Tuberkulosis pada UPM–FUJIFILM Medical Physics Course

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!