Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 18 JULI 2026 • 11:56 WIB

Mahasiswa Wajib Baca "The Laws of Human Nature" Sebelum Terjun ke Dunia kerja

Mahasiswa Wajib Baca The Laws of Human Nature Sebelum Terjun ke Dunia kerja3 buku wajib buat upgrade diri, The Laws of Human Nature, 48 Laws of Power, dan Ego is the Enemy. Dari psikologi sampai taklukkan ego! (Periplus)

INDOZONE.ID - Kebanyakan orang membaca The Laws of Human Nature karya Robert Greene untuk memahami orang lain, rekan kerja yang manipulatif, mantan yang toxic, atau orang-orang narsis. 

Tapi ironinya, buku setebal 600 halaman ini justru paling menyakitkan ketika dibaca sebagai cermin, bukan sebagai teropong.

Hukum yang paling Sering Dilupakan Orang

Greene tidak menulis buku ini untuk membuat pembaca merasa lebih baik. Ia menyusun 18 "hukum" perilaku manusia, dari irasionalitas, narsisme, hingga penyangkalan kematian, dengan satu tujuan tersembunyi, memaksa pembaca mengakui bagian dirinya yang selama ini disangkal.

Baca juga: Top 3 Rekomendasi Buku untuk Mahasiswa Upgrade Diri, Good Books, Good Reads!

Setiap bab dibuka dengan studi kasus tokoh sejarah, tapi bagian yang benar-benar mengganggu justru muncul di penutup tiap bab, ketika Greene menoleh langsung ke pembaca dan berkata, secara halus, "ini juga tentangmu."

Banyak ulasan fokus pada bab-bab populer seperti Law of Narcissism atau Law of Grandiosity, karena mudah ditempelkan ke orang lain.

Tapi bab yang justru paling jarang dibahas, Law of Repression, mungkin yang paling relevan untuk kebanyakan orang.

Greene berargumen bahwa sisi gelap yang kita tekan dan sembunyikan dari diri sendiri tidak pernah benar-benar hilang ia hanya menunggu momen tekanan untuk muncul dalam bentuk yang jauh lebih merusak.

Entah sebagai ledakan emosi, sabotase diri, atau proyeksi ke orang lain. Bab ini seperti cermin yang lebih jujur dibanding bab-bab tentang narsisme yang lebih mudah dituduhkan ke orang lain.

Ada satu hal yang jarang dibahas dalam ulasan buku ini, setelah membaca The Laws of Human Nature, banyak pembaca justru menjadi lebih waspada terhadap dirinya sendiri dibanding terhadap orang lain. 

Bukan karena buku ini mengajarkan trik manipulasi, tapi karena ia membongkar betapa seringnya manusia termasuk pembacanya sendiri bertindak berdasarkan insting purba yang selama ini dikira sudah "beradab".

Kenapa Buku Ini Terasa Berbeda?

Sebagian besar buku pengembangan diri menawarkan solusi cepat: lima langkah, tiga kebiasaan, satu mindset. The Laws of Human Nature menolak format itu.

Greene lebih dekat ke tradisi filsuf Stoa dan penulis seperti Machiavelli, ia tidak menjanjikan perubahan instan, tapi kesadaran yang lambat dan kadang tidak nyaman.

Buku ini tidak berusaha membuat pembaca merasa baik setelah selesai membaca, ia berusaha membuat pembaca berpikir ulang tentang setiap interaksi yang pernah mereka anggap remeh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Medium, Gramedia

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mahasiswa Wajib Baca "The Laws of Human Nature" Sebelum Terjun ke Dunia kerja

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!