Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Rabu, 16 JULI 2025 • 11:41 WIB

PIONEER 2025: Kolaborasi Mahasiswa BINUS Dorong Desa Bumiaji Jadi Desa Wisata Berkelanjutan Berbasis Digital dan Kearifan Lokal

PIONEER 2025: Kolaborasi Mahasiswa BINUS Dorong Desa Bumiaji Jadi Desa Wisata Berkelanjutan Berbasis Digital dan Kearifan LokalPIONEER 2025 dorong Desa Bumiaji jadi desa wisata. (Pers rilis)

INDOZONE.IDMahasiswa BINUS University dari tiga organisasi kampus - Teach For Indonesia Student Community (TFISC), Bina Nusantara Computer Club (BNCC), dan Pojok Aksi dan Informasi Mahasiswa Binus Malang (PANORAMA)- berkolaborasi dalam program pengabdian masyarakat bertajuk PIONEER 2025

Program ini berlangsung selama tiga hari, dari 11 hingga 13 Juli 2025, di Desa Bumiaji, Kota Batu, JawaTimur, yang dikenal sebagai daerah penghasil jeruk sekaligus memiliki potensi wisata alam dan budaya yang kaya.

Mengusung tema “Build Together, Sustain Forever”, PIONEER 2025 dirancang untuk menghadirkan dampak jangka panjang bagi masyarakat melalui pendekatan edukatif, inovatif, dan kolaboratif.

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk membekali warga dengan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang komunikasi publik, pemanfaatan teknologi digital, dan pengelolaan lingkungan, khususnya dalam mendukung pariwisata berkelanjutan dan pemberdayaan potensi lokal.

Baca juga: Tak Perlu Khawatir Lagi soal Biaya Kuliah di BINUS, Kini Ada Beasiswa Nusantara!

Hari Pertama – Komunikasi dan Branding Wisata

Kegiatan dibuka pada 11 Juli 2025 dengan sesi workshop public speaking, yang bertujuan meningkatkan kemampuan warga dalam berbicara di depan umum, terutama dalam menyambut wisatawan atau mempresentasikan produk lokal. 

Kegiatan ini dinilai penting untuk membangun rasa percaya diri serta meningkatkan kualitas interaksi masyarakat desa dengan pihak luar. 

Sesi selanjutnya berfokus pada seminar potensi wisata berkelanjutan Desa Bumiaji, yang membahas bagaimana menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata dengan kelestarian alam, budaya, dan kehidupan sosial masyarakat.

Para peserta diajak untuk melihat desa mereka sebagai aset berharga yang dapat berkembang tanpa kehilangan identitas aslinya.

Di akhir hari, peserta diperkenalkan pada materi branding produk lokal dan pengenalan website desa. Warga mendapat pemahaman dasar tentang bagaimana mengemas produk atau layanan mereka secara menarik dan profesional untuk dipasarkan secara digital. 

Konsep visual, identitas merek, serta pentingnya kehadiran daring menjadi fokus pembahasan. 

Baca juga: Solusi “Anak Ipad”, Mahasiswa Binus Ciptakan Boneka Pengontrol Screen Time

Hari Kedua – Literasi Digital dan Lingkungan

Hari kedua pada 12 Juli 2025 diisi dengan rangkaian kegiatan yang menggabungkan edukasi lingkungan dan literasi digital. Kegiatan dibuka dengan workshop pembuatan eco enzyme dari limbah buah-buahan, khususnya jeruk yang banyak ditemukan di Desa Bumiaji. 

Eco enzyme adalah cairan hasil fermentasi organik yang ramah lingkungan dan memiliki berbagai manfaat, seperti sebagai pupuk cair dan pembersih alami.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pers Rilis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

PIONEER 2025: Kolaborasi Mahasiswa BINUS Dorong Desa Bumiaji Jadi Desa Wisata Berkelanjutan Berbasis Digital dan Kearifan Lokal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!