INDOZONE.ID - Mahasiswa KKN UMM berinisiatif untuk mendaftarkan masjid dan mushola di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, di Google Maps.
Pendataan mencakup seluruh wilayah Kecamatan Karangploso yang terdiri dari sembilan desa, mulai dari Tegalgondo, Ampeldento, Ngijo, Kepuharjo, Bonowarih, Tawangargo, Ngenep, Girimoyo, hingga Bocek.
Program ini disusun sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung transformasi digital di kecamatan, khususnya dalam hal pendataan lokasi dan pemetaan titik tempat ibadah yang ada di Kecamatan Karangploso.
Di lapangan, banyak masjid dan mushola di Kabupaten Malang, khususnya Kecamatan Karangploso, belum terdaftar di Google Maps.
Baca juga: Liquor Harrison, Perenang Muda Indonesia Raih Beasiswa Kuliah di AS Lewat Jalur Atlet
Kondisi ini membuat masyarakat maupun pendatang sering kali kesulitan menemukan tempat ibadah, hingga harus bertanya ke warga sekitar.
Permasalahan ini semakin dirasakan karena sebagian masjid dan musholla di Karangploso tidak memiliki papan nama, sehingga semakin sulit dikenali oleh orang luar.
Padahal, Kecamatan Karangploso berada di jalur utama Surabaya–Batu, yang ramai dilalui wisatawan maupun pengguna jalan dari luar daerah.
Keberadaan tempat ibadah di Google Maps tentu akan sangat membantu mereka.
Dengan adanya dokumentasi lokasi masjid dan musholla yang terintegrasi secara digital melalui Google Maps, maka potensi Kecamatan Karangploso akan lebih mudah dikenal luas dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung