Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 03 JUNI 2026 • 10:10 WIB

Tak Mau Mahasiswanya Ujian dalam Kondisi Lapar, Unesa Bagikan 35.000 Porsi Sarapan Gratis

Tak Mau Mahasiswanya Ujian dalam Kondisi Lapar, Unesa Bagikan 35.000 Porsi Sarapan GratisUnesa bagikan 35.000 porsi sarapan pagi gratis bagi mahasiswa selama masa ujian akhir semester (UAS). (unesa.ac.id)

INDOZONE.ID - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menggelar program sarapan gratis bagi mahasiswa yang mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) periode Juni 2026.

Program yang berlangsung pada 2-12 Juni 2026 ini digelar dengan pembagian sebanyak 35.000 porsi sarapan kepada mahasiswa di 13 fakultas yang tersebar di Kampus Ketintang, Lidah Wetan, Moestopo, hingga Magetan

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya kampus dalam membantu mahasiswa menjaga kondisi fisik dan konsentrasi selama menghadapi ujian.

Selain memastikan kebutuhan gizi mahasiswa tetap terpenuhi, langkah ini juga diharapkan dapat membantu mereka menjalani ujian dengan lebih fokus.

Baca juga: Cara Daftar Beasiswa Indonesia Bangkit 2026, Lengkap dengan Syarat dan Jadwal Seleksinya

Di Kampus Ketintang, distribusi sarapan dilakukan sejak pagi hari di berbagai fakultas, termasuk Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol).

Proses penyaluran sarapan telah disiapkan sejak dini hari dengan pengambilan paket makanan dari Boganesa Catering, sebelum akhirnya didistribusikan ke masing-masing gedung perkuliahan.

Staf Humas Fisipol Unesa, Widya, menjelaskan bahwa paket sarapan ditempatkan di setiap gedung agar mahasiswa dapat mengambilnya dengan mudah sebelum memasuki ruang ujian.

Kita taruh di gedung masing-masing. Jadi di gedung masing-masing nanti ada petugasnya, kemudian mahasiswa mengisi presensi sesuai prodinya masing-masing. Tidak ada antrean khusus, jadi datang pagi langsung isi absensi dan mengambil sarapan,” tuturnya.

Baca juga: Angkat Potensi Tanaman Lokal, Mahasiswa UAJY Kembangkan Hair Mist Rambut Aromaterapi Anti Lepek

Program ini mendapat respons positif dari mahasiswa. Jefta Grasia Putra, salah seorang mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), menilai program tersebut sangat membantu karena banyak mahasiswa yang kerap melewatkan sarapan saat menghadapi ujian.

Menurutnya, kebiasaan belajar hingga larut malam membuat banyak mahasiswa terburu-buru berangkat ke kampus tanpa sempat sarapan.

Mahasiswa jarang sarapan, apalagi saat UAS. Biasanya belajar sampai malam sehingga pagi hari langsung berangkat ujian. Program ini sangat membantu,” ucapnya.

Dekan FBS Unesa, Syafi’ul Anam, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian kampus terhadap kebutuhan mahasiswa selama menjalani masa ujian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unesa.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tak Mau Mahasiswanya Ujian dalam Kondisi Lapar, Unesa Bagikan 35.000 Porsi Sarapan Gratis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!