INDOZONE.ID - Mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berhasil menciptakan inovasi di bidang kesehatan gigi dengan memanfaatkan bahan-bahan alami dan limbah yang ada di sekitar.
Mereka mengembangkan sebuah produk berbentuk gel berbasis biomaterial, yang dirancang khusus untuk mencegah karies atau gigi berlubang. Produk tersebut diberi nama gel nano-hidroksiapatit (n-HAp).
Proyek riset ini muncul sebagai jawaban atas kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan gigi masyarakat Indonesia yang masih tergolong rendah.
Merujuk pada data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi masalah gigi berlubang di tanah air mencapai angka yang cukup mengejutkan, yakni 82,8 persen.
Jika tidak segera ditangani, kerusakan enamel gigi dapat memicu peradangan gusi hingga infeksi serius pada jaringan mulut lainnya.
Tim peneliti yang dipimpin oleh Eliana Diah Puspita Arum dari Program Studi Fisika, melihat adanya potensi besar pada limbah cangkang keong macan (Babylonia spirata L.).
Cangkang tersebut diketahui memiliki kandungan kalsium karbonat yang sangat tinggi, mencapai sekitar 97 persen.
Karena struktur kimianya sangat mirip dengan komponen asli gigi manusia, bahan ini diproses menjadi partikel nano untuk membantu memperbaiki atau mengembalikan mineral pada enamel gigi yang rusak.
Keunggulan dari gel inovasi mahasiswa FMIPA UNY tidak hanya terletak pada pemanfaatan limbah cangkang keong saja.
Gel ini juga diperkaya dengan kombinasi biopolimer alami, yaitu kurma ajwa, siwak, dan propolis.
Bahan-bahan tambahan tersebut dipilih karena kemampuannya yang ampuh dalam melawan berbagai jenis bakteri penyebab gigi berlubang, seperti Streptococcus mutans dan Lactobacillus acidophilus.
Proses penelitian dilakukan secara intensif di Laboratorium FMIPA UNY dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Uny.ac.id