Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Rabu, 10 SEPTEMBER 2025 • 16:55 WIB

Ketua Organisasi Bukan Jaminan Personal Branding, Ini 4 Hal yang Harus Diperhatikan!

Ketua Organisasi Bukan Jaminan Personal Branding, Ini 4 Hal yang Harus Diperhatikan!Ilustrasi bangun personal branding (freepik)

INDOZONE.ID - Aktif organisasi sana-sini, sering jadi ketua organisasi, punya reputasi bagus, dan profil LinkedIn yang rapi.

Kamu mungkin berpikir, menjadi ketua organisasi bisa jadi kesempatan bagus untuk membangun personal branding. Tapi, jangan keliru!

Personal branding yang kuat lahir dari konsistensi, karakter, serta karya pribadi, bukan sekadar sering muncul di konten akun organisasi.

Baca juga: 6 Tips Bangun Personal Branding untuk Mahasiswa, Jangan Sampai Kalah Saing

Jabatan bukan personal branding, dan personal branding bisa jadi salah satunya lewat jabatan.

Ini 4 hal yang harus kamu perhatikan supaya kamu nggak salah langkah dan membangun personal branding yang rapuh seperti istana pasir!

4 Hal yang Harus DIperhatikan Ketua Organisasi Saat Bangun Personal Branding

1. Luruskan Konsep Personal Branding

Personal branding sangat penting. Dari branding ini kamu bisa menunjukkan karya, menceritakan proses, dan memberikan inspirasi hingga ke posisimu sekarang.

Apa yang orang kenal tentangmu bisa menjadi modal untuk membangun kepercayaan orang lain terhadap kemampuanmu.

Baca juga: Nama Kampus Bisa Jadi Modal Karier? Ini 5 Bukti Nama Kampus Bisa Jadi Boost Buat Karier & Branding Diri

2. Jangan Numpang Akun Organisasi

Meski kamu banyak aktif berkegiatan, itu belum cukup untuk menunjukkan kemampuanmu. Hindari menggunakan akun organisasi yang bersifat publik.

Tanpa diselingi karya dan pencapaian pribadi, wajah dan jabatanmu yang memenuhi media sosial justru akan terlihat sebagai pencitraan. Bangun branding yang sehat lewat akun pribadi.

3. Orang Bisa Menilai Karyamu

Kamu mungkin terlena dan terbiasa, tapi tanpa sadar publik bisa menilai mana yang benar-benar bekerja dan mana yang hanya menempelkan nama serta jabatannya.

Kontribusi nyata nggak melulu terpotret di tim PDD, tapi justru dari nilai yang kamu bawa untuk organisasi.

Baca juga: Dukung Branding Lokal! Dosen BINUS Malang Beri Bantuan Merchandise untuk Desa Wisata Edelweiss Pasuruan

4. Jabatan Hanya Status Sementara

Setelah masa jabatan usai dan digantikan, yang tersisa hanya karakter dan konsistensi. Tanpa organisasi, kamu bukan siapa-siapa kecuali punya karya dan karakter konsisten. Karyamu akan menjadi jejak yang lebih lama bertahan dibandingkan status fana.

Jadi, kalau kamu mau membangun personal branding, gunakan cara yang sehat dan otentik. Dijamin bertahan lama, dan orang akan lebih mudah percaya padamu.

Gunakan jabatan sebagai ruang meningkatkan diri, dan biarkan karya yang berbicara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@mfauzan_ramdani

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ketua Organisasi Bukan Jaminan Personal Branding, Ini 4 Hal yang Harus Diperhatikan!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!