Light Trap Insect karya mahasiswa UNY (uny.ac.id)
INDOZONE.ID - Tiga mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ciptakan inovasi Light Trap Insect (LTI), perangkat hama otomatis dengan tenaga surya buat duku pertanian berkelanjutan.
Inovasi ini dibuat lewat Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Mereka tergabung ke dalam satu tim yang beranggotakan Ichsan Amirudin, Afwa Naela Fauzia, dan Rose Pita Nur Afifah.
Baca juga: 5 Kampus Terbaik di Australia 2026, University of Melbourne Masih Kukuh di Atas
Inovasi LTI ini berawal dari keresahan atas tingginya penggunaan pestisida di kalangan para petani. Penggunaan ini bisa berdampak negatif terhadap kesehatan, kualitas panen, serta keseimbangan ekosistem.
“Kami ingin menghadirkan solusi sederhana, hemat energi, dan ramah lingkungan yang bisa langsung dimanfaatkan petani,” ujar ketua tim Ihsan Muchlis Amirudin.
Baca juga: 3 Tipe Teman yang Bisa Bikin Hidupmu di Kampus Nggak Tenang
LTI bekerja secara otomatis dengan sumber energi utama yaitu panel surya. Saat siang hari, alat ini menyimpan daya dari sinar matahari. Sedangkan ketika malam hari lampu ultraviolet menyala otomatis.
Lampu ini bisa menarik perhatian serangga yang biasanya merusak tanaman. Serangga bakal jatuh ke wadah pasir yang berisi air sabun, air ini pun diganti tiap hari.
Anggota tim lain, Awfa Naela Fauzia, menyebut bahwa penggunaan ini sebenarnya menguntungkan petani karena gak perlu pakai listrik, tahan air, dan bisa dipakai berulang.
“Kami ingin menghadirkan solusi sederhana, hemat energi, dan ramah lingkungan yang bisa langsung dimanfaatkan petani,” ujar ketua tim Ihsan Muchlis Amirudin.
Baca juga: DKV ISI Surakarta Rayakan 14 Tahun Penuh Prestasi dan Kreativitas
Inovasi ini sudah diuji coba dengan kelompok tani dan Dinas Pertanian Kulon Progo. Hasilnya menunjukkan ada penurunan signifikan terhadap populasi hama malam tersebut.
LTI juga terbukti efektif karena mampu menangkap indukan hama sebelum bertelur, jadi tanaman bisa lebih optimal.
LTI menjadi bukti bahwa ide anak muda Indonesia bisa jawab tantangan global, khususnya di bidang ketahanan pangan dan lingkungan. Karya ini diharapkan bisa jadi inspirasi bagi anak muda buat terus berinovasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Uny.ac.id