Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Sabtu, 22 NOVEMBER 2025 • 19:42 WIB

Kontribusi Mahasiswa Ubaya: MAPAUS-SAR Ubah Aliran Sungai Tercemar di Sidoarjo Jadi Lebih Sehat dan Nyaman

Kontribusi Mahasiswa Ubaya: MAPAUS-SAR Ubah Aliran Sungai Tercemar di Sidoarjo Jadi Lebih Sehat dan NyamanUKM MAPAUS-SAR Ubaya Berpartisipasi dalam Pembersihan Sungai dan Daratan (ubaya.ac.id)

INDOZONE.ID - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Surabaya (MAPAUS-SAR) berkontribusi dalam kegiatan pembersihan yang dikenal sebagai Big Cleanup.

Aksi pembersihan besar-besaran bertujuan membersihkan aliran sungai dan daratan yang tercemar oleh sampah.

Kegiatan Big Cleanup diinisiasi oleh Sungai Watch yang telah dilaksanakan pada 1 November untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2025.

Pelaksanaan pembersihan ini berlokasi di Desa Pepe, Kecamatan Sedadi, Kabupaten Sidoarjo.

Baca juga: BEM UNS Tunjukkan Cara Mudah UMKM Desa Gebang untuk Perluas Jangkauan Pembeli dengan Pemasaran Digital

Wujud Kontribusi Positif

UKM MAPAUS-SAR diwakili oleh empat anggotanya, yaitu Jefferson Leroy Wang, Hezekiah Davidson Mawey, Fira Shaina S., dan Yulma.

Ketua Umum MAPAUS-SAR, Jefferson Leroy Wang menuturkan bahwa partisipasi MAPAUS-SAR dalam kegiatan ini adalah wujud kepedulian nyata untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Jeff merasa bangga karena dapat berpartisipasi langsung dalam kegiatan sosial bersama berbagai pihak, menjadikannya bukti kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan.

“Pembersihan ini merupakan hal yang krusial karena lingkungan yang bersih dari sampah dapat menghindarkan masyarakat dari bencana dan wabah penyakit serta meningkatkan kenyamanan bersama,” ungkapnya. 

Baca juga: FT UMJ Jadi Bagian Solusi Lingkungan Perkotaan Lewat Uji Emisi, Bantu Kendalikan Polusi Udara Jakarta

Tantangan dan Harapan Kolaborasi

Dalam proses pembersihan, Jeff menceritakan bahwa tantangan dan kesulitan yang dihadapi cukup besar.

“Prosesnya membutuhkan banyak orang agar dapat diselesaikan dengan cepat. Karena sampahnya sudah menumpuk banyak, dibutuhkan kolaborasi yang lebih besar dari berbagai pihak dan masyarakat setempat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jeff menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai.

Ia menjelaskan bahwa proses pembersihan membutuhkan sumber daya yang besar dan pembuangan sampah sembarangan dapat meningkatkan risiko wabah serta bencana. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ubaya.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kontribusi Mahasiswa Ubaya: MAPAUS-SAR Ubah Aliran Sungai Tercemar di Sidoarjo Jadi Lebih Sehat dan Nyaman

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!