Ilustrasi mahasiswa yang tidak suka jurusan matematika. (freepik.com)
INDOZONE.ID - Gak semua mahasiswa merasa nyaman berhadapan dengan deretan angka, grafik, atau rumus panjang. Tapi, sejumlah jurusan di perguruan tinggi justru sangat bergantung pada kemampuan matematika tingkat lanjut.
Ada sejumlah jurusan yang membutuhkan pemahaman matematis yang kuat sejak semester awal dan dikenal memiliki porsi matematika intens, lengkap dengan fokus studi yang sering membuat mahasiswa kewalahan.
Baca juga: Top 10 PTN dengan Jurusan Psikologi Terbaik Versi Edurank 2025
Hampir semua jurusan teknik menggabungkan matematika dan fisika tingkat tinggi. Mahasiswa akan bertemu kalkulus, aljabar linear, hingga persamaan diferensial di banyak mata kuliah dasar maupun lanjutan.
Contoh materi yang dipelajari mencakup:
Porsi hitungannya besar dan wajib dikuasai karena terkait langsung dengan keselamatan, efisiensi, dan ketepatan desain.
Aktuaria dikenal sebagai salah satu jurusan dengan matematika paling kompleks. Fokusnya mencakup peluang, risiko, prediksi finansial, hingga model stokastik yang sangat detail.
Biasanya mahasiswa akan berhadapan dengan:
Gak heran profesi aktuaris termasuk yang bergaji tinggi karena tingkat kesulitannya.
Meski sering dianggap mudah, jurusan ini justru penuh perhitungan.
Materi yang dipelajari meliputi:
Pendekatannya modern dan berbasis data, sehingga kemampuan numerik sangat menentukan keberhasilan studi.
Coding hanya sekitar 30% dari keseluruhan proses belajar. Sisanya berkaitan dengan logika matematika dan analisis algoritmik.
Contoh bidang studi:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@brainest.indonesia