UPI membuat inovasi melalui Program Monetisasi Maggot (MoMA) (berita.upi.edu)
INDOZONE.ID - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menciptakan inovasi melalui Program Monetisasi Maggot (MoMA) di Kelurahan Isola, Kota Bandung.
Inovasi ini berhasil mengembangkan sistem yang dapat mengubah sampah organik menjadi pakan ayam berkualitas super, dan menghasilkan telur dengan kandungan omega yang lebih tinggi.
Baca juga: Canggih! Mesin Pencacah Modular Mahasiswa Itera: Inovasi Atasi Limbah Pertanian dan Plastik Desa
Program MoMA tidak hanya mengatasi masalah penumpukan sampah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata dan langsung dirasakan oleh warga.
Meskipun fasilitas pengolahan maggot sudah tersedia, tim UPI awalnya menyadari bahwa masyarakat Kelurahan Isola masih enggan untuk memilah dan menyetorkan sampah organik mereka.
Kondisi tersebut mendorong tim peneliti merancang pendekatan baru yang menitikberatkan pada edukasi dan pemberian insentif ekonomi.
Sebagai pendorong utama, Lurah Isola, Beben Rubianto, S.IP., M.M., menetapkan kebijakan insentif yang menarik.
Di mana warga yang menyetor minimal 5 kg sampah organik ke rumah maggot akan langsung mendapatkan tiga butir telur ayam omega dari hasil program ini.
“Kebijakan ini menjadi pemicu semangat masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah, sekaligus memperkuat rantai produksi pakan ayam berbasis maggot,” papar Lurah Beben Rubianto.
Aspek riset dan pengembangan pakan unggas Program MoMA, yang dipimpin Prof. Lilik Hasanah sebagai Ketua PKM Hilirisasi UPI 2025, ditangani oleh Dr. Selly Feranie dan tim mahasiswa.
Formula pakan yang telah teruji di laboratorium terstandar terbukti menghasilkan telur kaya omega, bahkan merek dagangnya sudah didaftarkan dan rancangan paten sederhana sedang dalam proses.
Baca juga: Meet and Greet Film 'Kuncen' di Untar: Mahasiswa Belajar Soal Industri Perfilman dan Proses Produksi
Dr. Selly Feranie yang memimpin sesi inti, memaparkan ide MoMA, manfaatnya terhadap lingkungan, serta proses teknis mengubah sampah organik menjadi pakan ayam yang bernilai gizi tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita.upi.edu