Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Sabtu, 27 DESEMBER 2025 • 16:16 WIB

Canggih! Mahasiswa UEU Kembangkan Inovasi untuk Deteksi Dini Kanker Kulit via Ponsel

Canggih! Mahasiswa UEU Kembangkan Inovasi untuk Deteksi Dini Kanker Kulit via PonselUEU melakukan uji coba aplikasi mobile untuk deteksi dini kanker kulit di Muara Angke (esaunggul.ac.id)

INDOZONE.ID - Tim peneliti dari Universitas Esa Unggul (UEU) meluncurkan inovasi teknologi berupa aplikasi ponsel pintar untuk mendeteksi dini penyakit kanker kulit.

Program ini secara khusus diuji coba bagi warga di kawasan pesisir Muara Angke, Jakarta Utara (Jakut), yang sehari-harinya sering terpapar sinar matahari menyengat.

Baca juga: Solusi Inovatif Unpad: Nanopartikel dari Limbah Kulit Pisang Kepok untuk Deteksi Kanker Serviks

Ketua tim peneliti, Popong Setiawati, M.Kom., menjelaskan penduduk di wilayah pesisir memiliki risiko terkena dampak buruk radiasi ultraviolet (UV). Sebab, intensitas aktivitas luar ruangan yang tinggi.

Sayang, minimnya akses layanan medis sering kali membuat warga terlambat menyadari adanya gejala awal kanker kulit.

Melalui aplikasi inovatif ini, warga diharapkan bisa lebih waspada dan proaktif dalam menjaga kesehatan kulit mereka.

Secara teknis, aplikasi memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) berbasis Convolutional Neural Network (CNN) canggih yang dapat menganalisis foto lesi atau kelainan kulit secara langsung melalui kamera ponsel.

Baca juga: Untar Terjunkan Tim Medis FK untuk Bantu Pemulihan Korban Banjir di Sumatra

“Kami mengintegrasikan model CNN yang telah dilatih ke dalam aplikasi berbasis Flutter dengan infrastruktur Google Cloud. Ini memungkinkan analisis gambar secara real-time dengan akurasi tinggi,” jelas Popong.

Pengguna hanya perlu memotret area yang dicurigai, dan sistem akan memberikan hasil klasifikasi untuk membedakan antara kondisi kulit normal atau berpotensi berbahaya.

Selain fitur pemindaian, aplikasi ini juga menyediakan menu edukasi kesehatan serta fitur riwayat pemeriksaan, untuk memantau kondisi kulit dari waktu ke waktu.

Meski dibekali teknologi mutakhir, tim peneliti mengingatkan bahwa hasil yang didapat dari aplikasi hanyalah sebagai skrining awal. 

Baca juga: UNDIP Terapkan Teknologi Pengolahan Air Minum Portabel untuk Warga Terdampak Banjir di Sumatera Barat

“Ini bukan pengganti diagnosis medis dari dokter. Tujuan utama kami adalah mendorong masyarakat agar segera berkonsultasi ke tenaga kesehatan profesional jika menemukan keanehan pada kulit mereka," tegas Popong.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Esaunggul.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Canggih! Mahasiswa UEU Kembangkan Inovasi untuk Deteksi Dini Kanker Kulit via Ponsel

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!