INDOZONE.ID - Mengambil gap year atau jeda satu tahun sebelum melanjutkan ke perguruan tinggi sering dianggap sebagai keputusan yang berisiko.
Padahal, jika dimanfaatkan dengan baik, gap year justru dapat memberikan banyak manfaat bagi pengembangan diri. Berikut empat manfaat gap year untuk lulusan baru.
Baca juga: Tak Langsung Kuliah? Ini 4 Alasan Mengapa Seseorang Lebih Memilih Gap Year
Gap year memberikan kesempatan untuk mempersiapkan diri secara akademik maupun mental.
Dengan waktu tambahan, kamu bisa belajar lebih fokus dan membangun kesiapan lebih matang untuk menghadapi tantangan kuliah agar dapat meraih hasil akademik yang positif.
Selama masa jeda, kamu memiliki banyak waktu untuk memahami minat, tujuan hidup, dan rencana masa depan.
Proses ini merupakan bagian penting agar kamu dapat memilih jurusan dan jalur karier yang tepat, menyesuaikan dengan potensi dan passion.
Baca juga: Administrasi Publik Kerja Apa? Ini 7 Peluang Karier untuk Lulusannya
Gap year bisa menjadi waktu yang tepat untuk mempelajari hal-hal baru, seperti bahasa asing, keterampilan digital, atau kemampuan lainnya.
Banyak siswa mengaku mendapatkan pengalaman berharga dan peningkatan kemampuan selama masa gap year.
Setelah bertahun-tahun menjalani rutinitas belajar, sebagian siswa bisa saja mengalami kelelahan atau burnout.
Gap year menjadi pilihan yang tepat untuk beristirahat, memulihkan semangat, dan mempersiapkan diri agar lebih termotivasi ketika memulai kuliah nanti.
Baca juga: Mau IPK Tetap Aman? Ini 6 Tips Agar Tidak Mengulang Mata Kuliah
Agar gap year memberikan manfaat maksimal, penting untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang produktif. Berikut beberapa kegiatan yang bisa kamu pertimbangkan:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Telkomcampus.id