Ilustrasi mahasiswa. (Freepik/thanyakij-12)
INDOZONE.ID - Bagi mahasiswa atau calon mahasiswa, istilah SKS tentu sudah tidak asing lagi di telinga. Namun, tidak sedikit yang masih bertanya-tanya sebenarnya apa itu SKS dan bagaimana sistemnya bekerja dalam dunia perkuliahan.
Di bangku perkuliahan, SKS menjadi acuan utama untuk menentukan beban studi mahasiswa dalam satu semester. Mulai dari jumlah mata kuliah yang diambil, durasi kegiatan belajar, hingga target kelulusan, semuanya diukur menggunakan sistem ini.
Setiap mata kuliah biasanya memiliki bobot SKS yang berbeda. Semakin besar jumlah SKS suatu mata kuliah, semakin banyak pula waktu yang harus dialokasikan mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan, mengerjakan tugas, hingga belajar mandiri.
Lalu sebenarnya berapa lama durasi 1 SKS, berapa maksimal SKS yang bisa diambil per semester, dan berapa total SKS yang harus ditempuh untuk lulus kuliah? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Baca juga: Kenali 6 Penyebab Utama yang Membuat Kelulusan Tertunda dan Menjadi Mahasiswa Abadi
Dalam sistem pendidikan perguruan tinggi di Indonesia, istilah Satuan Kredit Semester (SKS) menjadi hal yang sangat familiar bagi mahasiswa.
SKS merupakan satuan yang digunakan untuk mengukur beban studi yang harus ditempuh mahasiswa dalam satu semester selama menjalani perkuliahan.
Sistem SKS ini diterapkan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia sebagai acuan dalam menentukan jumlah mata kuliah yang diambil mahasiswa tiap semesternya.
Melalui sistem SKS, perguruan tinggi dapat mengatur beban belajar mahasiswa secara lebih terstruktur dan terukur.
Menurut ketentuan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, SKS juga menjadi dasar dalam perencanaan kegiatan pembelajaran yang meliputi perkuliahan di kelas, tugas akademik, hingga kegiatan belajar mandiri yang dilakukan mahasiswa.
Melalui sistem SKS, setiap mata kuliah memiliki bobot tertentu yang menunjukkan tingkat beban belajar yang harus dijalani seorang mahasiswa.
Semakin besar jumlah SKS suatu mata kuliah, maka semakin besar pula waktu dan usaha yang perlu dikeluarkan untuk menyelesaikan mata kuliah tersebut.
Selain itu, SKS juga menjadi acuan bagi perguruan tinggi dalam menentukan jumlah mata kuliah yang dapat diambil mahasiswa dalam satu semester, serta menjadi indikator progres akademik mahasiswa selama menempuh pendidikan di bangku kuliah.
Baca juga: Menuju Mapres Nasional 2026, Vokasi UI Bina Mahasiswa Lewat Program Bootcamp
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Universitas Airlangga