Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 06 JULI 2026 • 14:31 WIB

Kisah Alumnus UNAIR, Muhammad Rahmad Royan Mendunia lewat Penelitian

Kisah Alumnus UNAIR, Muhammad Rahmad Royan Mendunia lewat PenelitianMuhammad Rahmad Royan, alumnus Program Studi Akuakultur angkatan 2010 FPK UNAIR yang berkiprah di dunia riset internasional (Humas UNAIR) INDOZONE.ID - Langkah Muhammad Rahmad Royan dari ruang kuliah Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) membawanya menembus laboratorium riset kelas dunia di Norwegia dan Jepang. Alumnus program studi Akuakultur angkatan 2010 itu membuktikan kontribusi nyatanya dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global.

Ketertarikannya pada dunia riset telah tumbuh sejak menempuh pendidikan sarjana di UNAIR. Ketertarikan tersebut kemudian membawanya melanjutkan studi magister di The University of Bergen, Norwegia, pada 2017–2019. Perjalanannya berlanjut dengan meraih gelar doktor di Norwegian University of Life Sciences (NMBU) pada 2023 melalui fokus kajian fish endocrinology atau endokrinologi ikan.

Pada tahun yang sama, Royan dipercaya sebagai Special Foreign Researcher di Atmosphere and Ocean Research Institute, The University of Tokyo, Jepang. Posisi tersebut ia emban hingga 2025. Kini, ia kembali berkarya sebagai peneliti di Norwegian University of Life Sciences sekaligus menjabat sebagai visiting researcher di The University of Tokyo.

Baca juga: Pemkot Depok Buka 200 Kuota Beasiswa Maung 2026, Biayai Kuliah hingga 8 Semester

Kiprah Akademik Global

Kiprahnya di dunia akademik internasional semakin diperkuat melalui keberhasilannya memperoleh dua pendanaan penelitian bergengsi. Ia menerima international research fellowship dari Japan Society for the Promotion of Science (JSPS) melalui skema Overseas Nominating Authorities untuk mendukung proyek riset di Jepang pada periode 2023–2025. Selanjutnya, ia juga meraih international research grant dari The Research Council of Norway (NFR) melalui program FRIPRO for Groundbreaking Research with International Mobility untuk penelitian periode 2025–2028.

Dalam penelitiannya, Royan berfokus pada persimpangan neuroendokrinologi ikan, biologi molekuler, dan rekayasa genetika. Di Norwegia, ia terlibat dalam riset menggunakan ikan transgenik guna memahami mekanisme biologis yang mendasari berbagai fungsi fisiologis. Sementara itu, pengalaman riset di Jepang menghadirkan tantangan sekaligus pengalaman paling berkesan dalam perjalanan akademiknya.

Baca juga: Founder Kelas FFY Raih Innovation Challenge Winner di France Alumni Day 2026

Dalami Neuroendokrinologi Ikan

Melalui pendekatan optogenetika, ia mengembangkan teknologi yang memungkinkan aktivitas sel dikendalikan menggunakan cahaya. Salah satu tujuan penelitian tersebut adalah membantu ikan yang mengalami gangguan reproduksi agar dapat memijah kembali.

“Saya membuat teknik di mana ikan yang tidak bisa memijah dapat diekspos dengan cahaya untuk merangsang sistem tertentu sehingga bisa memijah,” ujarnya.

Untuk menjawab berbagai pertanyaan ilmiah tersebut, Royan menggunakan ikan medaka sebagai organisme model. Penelitiannya mencakup fungsi reproduksi, reproduksi musiman, hingga sistem osmoregulasi, yakni kemampuan ikan menjaga keseimbangan cairan dan garam dalam tubuh.

Di balik berbagai capaian internasional itu, Royan menitipkan pesan sederhana bagi generasi muda Indonesia: doa, tawakal, dan usaha harus berjalan beriringan. Ia mengibaratkan kehidupan seperti latihan shaolin. Gerakan yang tampak berulang dan melelahkan sesungguhnya merupakan proses yang membentuk ketangguhan, kedisiplinan, dan keteguhan hati.

“Hal-hal yang kita anggap tidak berarti dalam proses kehidupan sering kali justru menjadi latihan yang membentuk kedewasaan dan mempersiapkan kita menghadapi kesempatan-kesempatan besar di masa depan,” tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Unair

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kisah Alumnus UNAIR, Muhammad Rahmad Royan Mendunia lewat Penelitian

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!