Selasa, 06 AGUSTUS 2024 • 16:55 WIB

Mahasiswa KKN Tim II Undip Menginisiasi Space Pojok Demi Masa Depan Sehat di Dukuh Klangon

Author

Serah terima tanaman toga kepada Bapak Soryadi, selaku Ketua RT 12 Dukuh Klangon bersama ibu-ibu oleh mahasiswa KKN Tim II Undip 2024.

INDOZONE.ID - Masyarakat Dukuh Klangon, Desa Tibayan, Kecamatan Jatinom, Klaten, Jawa Tengah menyambut pagi dengan semangat baru, berkat kehadiran Tim II KKN Universitas Diponegoro (Undip) 2024 yang meluncurkan program inovatif untuk memberdayakan masyarakat setempat melalui pembentukan space pojok tanaman toga.

Acara yang dimulai pada Minggu (4/8/2024) pukul 07.00 WIB pagi tersebut berlangsung di rumah Bapak Soryadi, selaku Ketua RT 12 Dusun Klangon, dan dihadiri oleh ibu-ibu Dusun Klangon.

Pengenalan dan Pembagian Tanaman Toga

Sesi praktik pembuatan kompos.

Kegiatan dimulai dengan pemaparan mengenai tujuan dan manfaat dari program ini. KKN Tim II Undip 2024 memperkenalkan space pojok tanaman toga, yang merupakan area khusus yang diletakkan di sudut desa yang ramai dilalui warga.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Undip Inisiasi Program Tanggap Kekerasan Berbasis Gender Online di Desa Plosogaden

Space pojok tanaman toga ini berisi sekitar 19 pot tanaman toga yang meliputi 30 jenis tanaman, termasuk bunga telang, jahe, keji beling, kumis kucing, sambiloto, serai, kencur, sambung nyawa, kunyit, binahong, salam, dan jeruk nipis.

Tanaman-tanaman ini dipilih karena memiliki manfaat kesehatan yang signifikan dan mudah dibudidayakan oleh masyarakat.

Pemaparan Penciptaan Website Toga

Sesi pemaparan website Toga hasil karya mahasiswa KKN Tim II Undip 2024.

Setelah pembagian tanaman, sesi berikutnya adalah pemaparan tentang website yang telah dibuat khusus untuk tanaman toga. Website ini dapat diakses di https://toga-pwa.web.app/ dan menyediakan informasi penting seperti menu home, list tanaman, cara budidaya, serta manfaat dari masing-masing tanaman.

Mahasiswa KKN menjelaskan cara penggunaan website ini sebagai sumber informasi yang dapat diakses kapan saja oleh masyarakat Dukuh Klangon untuk mendapatkan panduan lengkap mengenai tanaman toga.

Demonstrasi dan Praktik Pembuatan Mochi Jahe

Sesi demonstrasi pembuatan mochi jahe bersama ibu-ibu warga Dukuh Klangon.

Sesi selanjutnya adalah demonstrasi pembuatan mochi jahe, sebuah produk olahan dari tanaman jahe yang bermanfaat. Ibu-ibu dari Dukuh Klangon yang diundang turut berpartisipasi langsung dalam membuat mochi jahe bersama mahasiswa KKN.

Baca Juga: Tingkatkan Transparansi dan Layanan Publik, Mahasiswa KKN Undip Dorong Implementasi E-Government di Desa Plosogaden

Kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan cara mengolah bahan alami menjadi makanan sehat dan lezat serta memperkenalkan manfaat kesehatan jahe secara praktis. Partisipasi langsung ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman toga di dapur mereka.

Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos

Sesi praktik pembuatan kompos.

Selanjutnya, Mahasiswa KKN mengadakan sesi pelatihan tentang pembuatan pupuk kompos menggunakan komposter bag. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengajarkan teknik pengelolaan limbah organik yang dapat mendukung budidaya tanaman toga.

Peserta diajarkan tentang proses komposting, manfaatnya bagi tanaman dan tanah, serta bagaimana cara membuat pupuk kompos yang efektif. Pengetahuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan tanah dan meningkatkan hasil panen tanaman toga mereka.

Penutupan dan Serah Terima

Potret Space Tanaman Toga yang telah dibuat oleh mahasiswa KKN Tim II Undip 2024,

Program diakhiri dengan serah terima tanaman toga kepada ibu-ibu Dukuh Klangon dan Ketua RT, Bapak Soryadi.

Pemasangan rak dan papan informasi dilakukan sebagai sarana penunjang pembuatan space pojok tanaman toga.

Rak ini akan digunakan untuk menempatkan pot tanaman dengan rapi, sedangkan papan informasi akan menyediakan petunjuk dan informasi penting tentang tanaman toga.

Harapan dan Manfaat

Serah terima tanaman toga kepada Bapak Soryadi, selaku Ketua RT 12 Dukuh Klangon bersama ibu-ibu oleh mahasiswa KKN Tim II Undip 2024.

Inisiatif Mahasiswa KKN Tim II Undip 2024 ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Dukuh Klangon.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Undip Inisiasi Program Tanggap Kekerasan Berbasis Gender Online di Desa Plosogaden

Dengan adanya space pojok tanaman toga, pelatihan pembuatan kompos, serta informasi melalui website dan demonstrasi praktis, diharapkan warga dapat lebih memahami dan memanfaatkan tanaman toga untuk meningkatkan kesehatan mereka dan mendukung lingkungan yang berkelanjutan.

Program ini merupakan langkah awal dalam pemberdayaan masyarakat dan diharapkan dapat berlanjut dengan lebih banyak kegiatan yang bermanfaat di masa depan.

Dengan semangat dan kolaborasi, Dukuh Klangon kini memiliki sumber daya baru yang dapat membantu mereka menuju kehidupan yang lebih sehat dan mandiri.

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2024 berharap program ini dapat menjadi model bagi desa-desa lain di sekitarnya.


Banner Z Creators Undip

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU