INDOZONE.ID - Program fast track atau bisa juga disebut sebagai program akselerasi adalah program yang ditawarkan untuk kuliah S1-S2 dengan estimasi waktu 5 tahun. Dengan kata lain, mahasiswa bisa memulai kuliah jenjang magister (S2) walaupun belum lulus jenjang sarjana (S1)
Mahasiswa S1 di semester 7 bisa memulai perkuliahan semester 1 di S2. Pada saat semester 6 mahasiswa sudah bisa mempersiapkan diri dan mengikuti serangkaian seleski program fast track. Mahasiswa tidak perlu khawatir tentang jadwal kuliah/kegiatan yang bersamaan karena biasanya tiap-tiap program studi menyusun kurikulum dengan baik.
Mahasiswa fast track akan diberi keringanan beban SKS yang diambil selama masih menjadi mahasiswa S1. Nantinya jika perkuliahan jenjang S2 sudah selesai, barulah bisa mengambil SKS yang banyak di S2. Pada program ini, mahasiswa tetap harus menulis skripsi S1 dan juga tesis S2.
Baca Juga: Mencicipi Cita Rasa Wingko Babat, Oleh-oleh Khas Semarang yang Manis dan Legit
Program dirancang agar waktu dan biaya lebih efisien.
"Dengan mengikuti program fast track saya dapat memperoleh gelar sarjana dan magister lebih cepat di umur yang masih 23 tahun, dengan demikian saya memiliki peluang karir lebih luas bahkan dapat melanjutkan program doktor (S3) di umur yang masih terbilang sangat muda. Saya rasa program ini sangat efisien baik secara waktu maupun biaya" Tutur Anggi Jazilatur Rahma, Mahasiswi fast track jurusan Ilmu Pendidikan IPS yang sudah menyelesaikan pendidikan di jenjang sarjana dan magister dari 2019 hingga 2024 (5 tahun)
Di UNNES, ada beberapa 28 program studi magister yang membuka program fast track. Biasanya pendaftaran dibuka pada bulan Mei-Juli setiap tahunnya.
Perlu di ingat bahwa perkuliahan S1 dan S2 harus di universitas yang sama, dan disarankan masih dalam satu rumpun jurusan. Berikut ini adalah beberapa syarat yang harus terpenuhi untuk mengikuti program fast track di Universitas Negeri Semarang
- Mahasiswa program sarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan aktif kuliah di semester 6;
- Program studi magister yang diambil harus linier/serumpun dengan program sarjana;
- Mahasiswa telah menempuh 100 sks selama 5 semester pertama;
- Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sampai semester 5 minimal 3,25;
- Memiliki skor TOEFL minimal 450 atau TOEFL IBT 60 atau IELTS 4 atau TOEIC 500 atau Duolingo English Test 80 atau ITP test dari lembaga resmi lain yang diakui secara akademik;
- Mendapatkan rekomendasi dari dua dosen bergelar doktor atau p;
- surat pernyataan bermaterai untuk kesediaan membayar biaya pendidikan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unnes.ac.id