Kamis, 05 DESEMBER 2024 • 21:00 WIB

Inovasi Mahasiswa UNDIP, Spray Anti Nyamuk Alami untuk Pesantren Bebas DBD

Author

Mahasiswa KKN UNDIP kenalkan spray anti nyamuk alami kepada warga pondok pesantren

INDOZONE.ID - Mahasiswa KKN-T UNDIP memperkenalkan inovasi pembuatan spray anti nyamuk berbahan dasar alami dari serai dan kulit jeruk kepada warga pondok pesantren.

Inovasi ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan sentuhan kreatif melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik yang dilaksanakan oleh Wahyu Danik Hastamy mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro di Pondok Pesantren Asshodiqiyah, Kota Semarang.

Pada Selasa, 3 November 2024, mahasiswa KKN-T UNDIP menggelar program pemberdayaan yang bertujuan menurunkan risiko penyebaran penyakit DBD melalui pendekatan partisipatif dan inovatif.

Kegiatan ini melibatkan 15 peserta yang terdiri dari perwakilan pengurus pondok pesantren dan kader kesehatan santri.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Undip Ajak Remaja SMP Al-Muayyad Kelurahan Purwosari untuk Aktif Menulis Karya

Sebelum memperkenalkan inovasi spray anti nyamuk, mahasiswa KKN-T UNDIP memberikan penyuluhan kesehatan mengenai pentingnya pencegahan DBD dan diskusi terkait pengalaman yang pernah dilakukan untuk mencegah DBD.

Selain adanya sosialisasi kesehatan dan praktik langsung membuat spray anti nyamuk, kegiatan ini juga menghasilkan kader kesehatan santri yang dijuluki dengan Kader Jumantik (juru pemantau jentik).

Kader Jumantik bertanggung jawab untuk melakukan pemantauan jentik nyamuk selama 2 minggu sekali di Pondok Pesantren Asshodiqiyah, sehingga warga pondok pesantren memiliki peran aktif untuk memantau dan mencegah perkembangbiakan nyamuk di lingkungan pondok.

Selanjutnya, mahasiswa KKN-T UNDIP bersama kader kesehatan santri memasang poster informatif mengenai pencegahan DBD di berbagai sudut pondok pesantren sebagai media edukasi berkelanjutan yang mudah diakses.

Spray anti nyamuk alami hasil inovasi Mahasiswa KKN UNDIP

Baca Juga: Tingkat Literasi Rendah Mahasiswa KKN Undip Ciptakan Pojok Baca

"Kami ingin menunjukkan bahwa pencegahan DBD bukan sekadar tanggung jawab petugas kesehatan, tetapi milik seluruh masyarakat yang tinggal di Pondok Pesantren Asshodiqiyah," ujar mahasiswa pelaksana program.

Kegiatan ini membuktikan bahwa melalui kolaborasi dan inovasi, warga Pondok Pesantren Asshodiqiyah dapat berperan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit berbahaya.

Pondok Pesantren Asshodiqiyah kini memiliki modal pengetahuan dan keterampilan untuk menjadi lingkungan yang lebih sehat dan bebas DBD.

 


Banner Z Creators Undip

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU