INDOZONE.ID - Wisuda UNY periode III Tahun Akademik 2025/2025 digelar pada Sabtu (22/2/2025) di GOR UNY.
Dalam wisuda ini, Apry Adi Saputra dari program studi Teknologi Informasi Fakultas Teknik, menjadi mahasiswa program S1 dengan Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi yaitu 3,99 dengan masa studi 3 tahun 4 bulan.
Apry juga meraih Wisudawan Lulusan Terbaik Prodi Teknologi Informasi dan Lulusan Terbaik Fakultas Teknik.
Pria kelahiran Sleman 11 April 2001 tersebut mengisahkan, pada awalnya ia sempat ragu untuk studi lanjut setamat SMK.
Ini karena realita di tempat tinggalnya, masa depan anak buruh tani seolah telah digariskan yaitu bekerja di ladang, meneruskan hidup seperti generasi sebelumnya.
Namun Apry punya impian yang berbeda, karena bukan cangkul yang ingin dipegangnya melainkan pena, ilmu, dan kesempatan.
Anak pertama pasangan Bambang Prasetyo, seorang buruh tani dan Sarmiyati, ibu rumah tangga tersebut akhirnya mendaftar kuliah di UNY.
Ia mendaftar melalui jalur mandiri prestasi talent scouting pada program studi Teknologi Informasi, sekaligus mengajukan beasiswa KIP-K untuk meringankan beban orang tua.
"Harapan itu seakan sirna ketika pengumuman menyatakan bahwa saya tidak lolos KIP-K. Dunia seakan runtuh, dan berada di persimpangan penuh ketidakpastian," kenang Apry pada keterangan tulis yang diterima pada Senin (24/2/2025).
Baca Juga: SciFlow UNY Lolos Pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha
Namun di saat hampir menyerah, ibunya menyemangati Apry.
“Tidak apa-apa Nak, sabarlah. Tuhan tidak tidur, pasti ada jalan” kata Sarmiyati.
Kata-kata sang ibu membuat Apry bangkit dan menyusun strategi akademik, menetapkan target untuk menjadi lulusan terbaik dari Fakultas Teknik.
Perjuangannya dimulai di tengah pandemi, dengan sistem perkuliahan daring.
Sembari berkuliah, warga Girikerto, Turi, Sleman itu juga bekerja sebagai barista dan sales di sebuah mal di Yogyakarta.
Di sela kesibukannya, Apry mengikuti berbagai kompetisi nasional di bidang inovasi teknologi dan karya tulis ilmiah.
Berkat dedikasi, kerjasama tim dan tekad bulat, akhirnya Apry berhasil meraih penghargaan di tingkat perguruan tinggi, provinsi dan nasional.
Semester berikutnya, Apry semakin memperkaya pengalaman dengan bergabung dalam organisasi UKM Rekayasa Teknologi, Infinite, dan UKM Penelitian.
“Organisasi ini membuka wawasan tentang manajemen tim, pengelolaan waktu, serta bagaimana merancang ide-ide inovatif” ucapnya.
Alumni SMKN 2 Depok Sleman itu mulai mengerjakan berbagai proyek IT termasuk di Rektorat UNY, Bapelkes DIY, serta penelitian dosen S2 dan S3.
Kepercayaan dari para dosen pun datang, sehingga dirinya mendapatkan kesempatan untuk menjadi asisten dosen di beberapa mata kuliah seperti Jaringan Komputer & Pemrograman Visual, Teori Graph serta Komunikasi Visual.
Baca Juga: Inpiratif, Begini Cerita Mahasiswi Pekalongan Lulus Cumlaude IPK 3,95 di UNY
Setiap kesempatan ini semakin meneguhkan impiannya menjadi seorang akademisi.
Deretan prestasinya makin bertambah. Dibuktikan menjadi Mahasiswa Berprestasi II Fakultas Teknik UNY dan memperoleh lebih dari 10 penghargaan.
Pencapaian tertingginya adalah menjadi Juara II Desain Aplikasi Al Qur’an dalam MTQMN Puspresnas, yang membawa Apry terbebas dari program KKN.
“Saya juga lolos dalam program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) di PT Baracipta Esa Engineering dengan konversi 20 SKS," ujarnya.
Semua pencapaian ini membawa Apry mendapatkan berbagai beasiswa, mulai dari beasiswa UNY di semester 2, beasiswa mahasiswa berprestasi UKM Rekayasa Teknologi di semester 3, hingga Beasiswa Bank Indonesia dari semester 4 hingga 7.
Dalam penyusunan skripsinya, Apry menulis tentang inovasi teknologi bagi anak-anak disabilitas.
Arpy berharap setelah wisuda, ia dapat studi lanjut menggali ilmu lebih dalam dan berkontribusi dalam pengembangan teknologi yang inklusif.
“Sebagaimana padi yang semakin berisi semakin merunduk, saya akan selalu rendah hati dan terus belajar. Karena sejatinya, perjuangan bukan sekadar tentang mencapai garis akhir, tetapi tentang bagaimana kita berkontribusi dan membawa manfaat bagi sesama," terangnya.
"Siap melangkah lebih jauh, dengan tekad yang tak tergoyahkan, dari sawah menuju ruang akademik dan akhirnya ke panggung dunia," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Keterangan Pers