INDOZONE.ID - Melanjutkan pendidikan ke luar negeri kini menjadi pilihan banyak lulusan sekolah atau perguruan tinggi.
Hal ini bukan tanpa alasan. Ada beragam motif seseorang ingin berkuliah di luar negeri.
Beberapa di antaranya seperti keinginan menambah pengetahuan, pengalaman, dan mengeksplorasi hal hal sesuai passion mereka. Jalur beasiswa merupakan salah satu opsi yang biasanya dipilih.
Nah,untuk Kamu yang sudah meyimpan keinginan mendapatkan beasiswa pendidikan ke luar negeri, ada banyak hal yang perlu dipersiapkan.
Salah satunya terkait dengan dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan pelamar beasiswa. Berikut ulasannya.
1. Esai
Hal pertama yang perlu dipersiapkan bagi pelamar beasiswa adalah esai. esai atau personal statement adalah sebuah tulisan yang menjelaskan kenapa kita adalah kandidat yang tepat untuk lolos dalam meraih beasiswa di lembaga pendidikan yang kamu inginkan.
Di dalam esai ini, kamu juga harus menjelaskan kontribusi apa yang akan kita berikan sesuai dengan ilmu yang dikuasai.
2. Sertifikat Bahasa asing
Dokumen selanjutnya yang harus dimiliki adalah sertifikat bahasa asing. Kemampuan berbahasa asing sangat diperlukan dalam proses seleksi beasiswa.
Ada beberapa test yang perlu dipenuhi sesuai persyaratan beasiswa, seperti IELTS, TOEFL, TOEIC dan lainnya. Perguruan tinggi atau lembaga penyelenggara beasiswa pastinya telah mematok skor minimal yang harus diraih calon pelamar beasiswa.
Untuk itu, kita perlu melakukan persiapan matang dan melatih kemampuan berbahasa baik secara lisan maupun tulisan
Baca Juga: Jurusan Baru di Telkom University Ada yang Udah Sampai Buat Film Loh
3. Surat Rekomendasi
Berikutnya adalah surat rekomendasi. Surat rekomendasi merupakan sebuah pernyataan dari pihak lain seperti professional, tenaga pendidik, atasan kerja, ataupun tokoh masyarakat.
Isinya meliputi kualifikasi, karakter dan potensi calon pelamar yang bersangkutan. Kita perlu meminta seseorang yang relevan untuk memberikan rekomendasi sebagai salah satu persyaratan beasiswa.
4. Curriculum Vitae
Persyaratan selanjutnya yang perlu dipersiapkan ialah curriculum Vitae. Pastikan CV yang dibuat sudah lengkap baik mengenai latar belakang, pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan, dan penghargaan yang pernah kita dapatkan.
Perlu diingat, sebelum menulisnya, kita harus menyaring terlebih dahulu pengalaman yang akan dimasukan ke dalam CV. Pilih pengalaman yang paling relevan dengan beasiswa.
Baca Juga: Rekomendasi Cafe yang Cozy di Dekat Telkom University Bandung, Tempat Nongkrong Anak Kampus
5. Scholastic Assesment Test (SAT)
Scholastic Assesment Test atau SAT adalah ujian standarisasi dari College Board. SAT biasanya diperuntukan buat lulusan SMA/SMK yang ingin mengambil S1 di luar negeri.
Ada beberapa kampus LN yang mewajibkan SAT ini antara lain: MIT, Harvard, NUS, University of Sydney.
6. Letter of Admission (LOA)
Letter of Admission atau (LOA) adalah surat resmi dari kampus yang menyatakan bahwa seseorang diterima sebagai mahasiswa.
Baca Juga: Kolaborasi Bersama Microsoft Indonesia, UGM Siap Cetak Talenta AI
7. Research Plan
Teruntuk bagi pelamar beasiswa S2 dan S3, mereka wajib menunjukan keseriusan serta pemahaman terhadap bidang yang dipilih.
Untuk itu, penyelenggara beasiswa biasa meminta research plan dari calon penerima. Poin poin yang harus ada dalam research plan ini antara lain: judul, abstract, pendahuluan, studi literatur, hipotesis, metodologi, pertimbangan etika, anggaran, hasil yang diharapkan, rencana penyebaran hasil penelitian, dan terakhir rujukan.
8. Dokumen Penting Lainnya
Selain persyaratan yang telah disebutkan di atas, kita juga perlu mengisi dan mempersiapkan dokumen lainnya seperti online application form, ijazah, transkrip nilai, KTP dan passport.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tiktok @ieltspresso