Selasa, 22 JULI 2025 • 10:45 WIB

Cara Membuat Esai Beasiswa S2 untuk Fresh Graduate dan Pekerja, Ternyata Punya Gaya Masing-Masing

Author

Ilustrasi uang untuk pendidikan (freepik)

INDOZONE.ID - Buat kamu yang tertarik untuk lanjut studi ke program S2 atau master, pastinya harus ada persiapan matang. Apalagi kalau kamu ingin mendapatkan beasiswa. Salah satu persiapannya yaitu membuat esai, sebagai salah satu syarat.

Esai ini bisa juga jadi penentu beasiswa S2 untuk lolos ke tahap selanjutnya. Dengan demikian, kamu harus buat esai secara spesifik, sesuai dengan profil, pengalaman, hingga potensi masa depan.

Baca juga: Wujud Refleksi Sejarah untuk Masa Depan: FIB UNDIP Sukses Gelar Seminar Nasional 2 Abad Perang Diponegoro

Dalam pembuatan esai untuk beasiswa, pastinya berbeda buat fresh graduate atau pekerja. Esai keduanya memiliki perbedaan, walaupun gak ada aturan spesifik yang menjadi pakem pada pembuatan esainya.

Namun, pembedaan ini sebenarnya bisa membantu pencari beasiswa biar lebih tepat dalam menulis esainya. Nah, berikut beberapa cara bikin esai yang lebih next level buat fresh graduate dan pekerja. 

Baca juga: Mahasiswa Teknik Sipil dan Lingkungan UI Mengembangkan Serat Rami untuk Beton Lentur yang Eco-Friendly

Fokus dan Strategi

Buat fresh graduate, esai nya lebih pada menampilkan potensi, visi, dan kesiapan akademik. Kamu bisa menunjukkan memiliki potensi di masa depan.

Sementara itu, fokus esai buat para pekerja lebih menampilkan pengalaman kerja. Selain itu, kamu bisa menjelaskan bagaimana S2 bisa membantu dan memberikan dampak pada pekerjaan.

Pembuatan esai juga perlu strategi, gak bisa asal-asalan. Buat fresh graduate, lebih tonjolkan growth mindset, kesiapan belajar, serta kontribusi di masa depan. Sedangkan para pekerja, lebih menampilkan problem-solving skill, dampak kerja, serta kesiapan implementasi setelah studi.

Baca juga: Liburan Semester Anti Gabut: 8 Ide Produktif dan Seru Isi Hari

Pembuatan Latar Belakang

Bagian pertama yang harus diperhatikan yakni bagian latar belakang. Bagi fresh graduate, buat lebih fokus pada ketertarikan akademik dan kegiatan selama masa studi.

Kamu bisa ambil satu tema dari pengalaman sebagai mahasiswa, misalnya riset, organisasi, atau kejuaraan. Lalu tarik poin atau benang merahnya ke bidang S2 yang dipilih.

Sementara para pekerja, fokus pada turning point di dunia kerja yang buat kamu melanjutkan studi. Pilih salah satu tantangan profesional yang pernah dihadapi, sehingga membuat kamu harus melanjutkan untuk S2. 

Baca juga: Julukan Mahasiswa Dulu vs Sekarang: Kupu-kupu Hingga Budak Proker

Tujuan Studi

Bagi fresh graduate, jelaskan kalau kamu ingin mendalami topik tertentu. Lalu, tuliskan tujuan secara spesifik, jangan sampai hanya tulis “Ingin memperdalam ilmu”. Sebutkan, apa saja yang ingin dicapai dan caranya bisa berkembangan untuk tujuan tersebut.

Sedangkan buat para pekerja, kamu lebih harus menyoroti kebutuhan profesional, misal naik level jabatan, menyelesaikan sebuah tantangan, hingga memperkuat pendekatan kerja. Selain itu, tunjukkan sektor yang jadi tantangan dan penyelesaiannya dengan mengikuti S2. Sebutkan secara spesifik dan detail.

Baca juga: Mahasiswa Unhas Edukasi Remaja Putri Bulukumba, Perangi Anemia Demi Cegah Stunting

Pemilihan Program dan Kampus

Dalam pemilihan program dan kampus juga penting banget buat S2. Bagi fresh graduate, riset mendalam program dan kampus yang dituju. Soroti kurikulum, dosen, atau pendekatan pengajaran di dalam esai.

Usahakan kaitkan keputusan memilih program dan kampus yang dituju dengan background sesuai dengan riset dan passion-mu.

Sementara buat pekerja, lebih menyoroti program/kampus yang sesuai dengan kebutuhan profesional. Sebagai contoh, pilih program yang mengedepankan praktikal, kolaborasi industri, bahkan exposure global.

Baca juga: 5 Referensi Font yang Cocok untuk Jurusan Kamu!

Pengalaman dan Pencapaian Sebelumnya

Bukan cuma penjelasan dalam bidang akademik, dalam menulis esai juga perlu menyinggung non akademik. Bagi fresh graduate, jelaskan pengalaman dalam kepanitiaan, proyek sosial, organisasi, dan lain sebagainya. Namun, jangan di list semua, cukup jelaskan satu pengalaman yang paling menonjol.

Lalu buat para pekerja, lebih tonjolkan impact dan pencapaian selama kerja. Terutama yang hasilnya konkret atau perubahan. Sajikan dalam bentuk storytelling dan data yang jelas.

Buatlah esai sesuai dengan jelas sesuai dengan target dan background. Jangan sampai, esai yang kamu buat untuk beasiswa S2 dibuat tidak rapi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@kobieducation

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU