INDOZONE.ID - Libur pergantian semester genap ke ganjil memang panjang, tak terasa kamu sudah memasuki masa-masa magang.
Kamu sudah mengirim CV ke sana kemari berharap ada yang memanggil, tapi hasilnya nihil. Kenapa, ya? Mungkin kamu melakukan beberapa kesalahan ini.
Yuk, kita bahas kesalahan krusial yang sering mahasiswa lakukan tanpa sadar!
1. Kirim CV "Satu untuk Semua"
Kebiasaan berpandangan "yang penting kirim dulu" kadang memang berbuah manis.
Namun, jika kamu mengincar tempat magang di perusahaan yang berkelas, cara ini kurang efektif. Saat membuat CV, jangan hanya terpaku pada satu versi saja.
HR dapat membaca mana pelamar yang serius dan yang tidak. Untuk lolos seleksi, kamu perlu menyesuaikan CV-mu.
Baca juga: Magang Berdampak Gantikan MSIB: Ini Syarat, Jadwal, dan Cara Daftarnya!
Lakukan riset tentang apa yang dibutuhkan perusahaan dan posisi yang kamu tuju.
Pahami kira-kira apa jobdesk yang akan kamu emban serta kriteria pelamar yang mereka butuhkan.
Selanjutnya, sesuaikan isi CV-mu mulai dari perkenalan singkat, pengalaman yang relevan, hingga skill yang kamu miliki di bidang tersebut.
Pastikan juga kamu bisa menjelaskan alasan memilih perusahaan tersebut, skillset yang relevan, dan apa yang ingin kamu pelajari dari posisi tersebut.
2. Hanya Mencantumkan Jabatan, Tanpa Kontribusi yang Jelas
Jika hanya menuliskan jabatan dan kegiatan yang pernah kamu lakukan, HR tidak akan tahu apa dampak dari pekerjaanmu.
Tuliskan posisi, nama perusahaan, durasi pengalaman, dan detail kontribusimu. Berikan data berupa angka jika memungkinkan, agar terlihat lebih konkret.
Baca juga: Magang di Luar Negeri? Kerja Sambil Liburan Pakai WHV Australia 2025
Contoh:
PT Makan di Tempat - Partnership Intern
Jakarta Selatan, Desember 2023 - Maret 2024
- Mengatur lebih dari 10 partnership dan mendapatkan sponsor senilai 5 juta rupiah untuk event perusahaan.
3. "Bohong" di CV dan Kesulitan Menjawab Saat Wawancara
Terkadang ada keinginan agar terlihat unggul, sehingga kamu tergoda memasukkan hal-hal yang tidak kamu lakukan.
Atau, mungkin kamu benar-benar mengerjakannya, tapi tidak bisa menjelaskannya saat wawancara. Keduanya sama-sama akan merugikanmu.
Untuk menghindari hal ini, kamu perlu membaca ulang dan memahami seluruh pengalaman yang sudah kamu tulis.
Baca juga: 5 Organisasi Mahasiswa yang Bisa Curi Start di Dunia Kerja
Lakukan riset dan evaluasi pengalamanmu, lalu cari relevansinya dengan kriteria yang perusahaan butuhkan.
Terakhir, latih wawancara agar kamu lancar dan tidak blank saat ditanya.
Menyebar CV seluas-luasnya memang tidak salah, asalkan kamu tahu strategi efektifnya agar penantianmu tidak sia-sia. Mulai perbaiki CV-mu sekarang. Selamat berjuang!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@willywijayas