Jumat, 25 JULI 2025 • 16:35 WIB

Memulai Kembali Sebuah Cerita: Mahasiswa KKN Undip Merevitalisasi Pojok Baca

Author

Mahasiswa Undip melakukan pembaharuan dan penataan Buku 

INDOZONE.ID - Pojok Baca merupakan fasilitas yang sudah ada di wilayah RW 03 terutama di wilayah RT 07 Penggaron Kidul, Kota Semarang, Tengah. 

Berdiri sejak tahun 2024, fasilitas ini sering kali digunakan oleh anak-anak untuk membaca buku dan bermain. 

Meskipun demikian, pada tahun 2025 lebih tepatnya mulai pada liburan sekolah yang dimulai dari akhir Juni hingga pertengahan Juli fasilitas ini mulai jarang digunakan. 

Baca juga: Coba UKM Unik di Universitas: Ada yang Main Remi hingga Berkuda

"Anak-anak sudah mulai jarang menggunakan fasilitas ini sebagai sarana tempat untuk membaca karena buku yang ada sudah terbaca semuanya,” kata Purnomo Ketua RW 03.

Fasilitas tersebut seringkali malah dialihkan menjadi tempat pembuatan layangan. Hal tersebut menyebabkan kondisi fasilitas Pojok Baca sedikit usang.

Salah satu mahasiswa Undip bernama Tommy Bagas Putra berinisiatif untuk melakukan revitalisasi pojok baca sebagai program kerja sosial kemasyarakatannya. 

Di bawah naungan KKN Undip, Tommy melakukan perbaikan terhadap alat-alat yang sudah mulai tidak layak dan juga melakukan pembaharuan terhadap buku bacaan yang ada. 

Baca juga: Ternyata, Para Pengisi Suara KPop Demon Hunters Lulusan Kampus Elite Korea & AS

Buku yang disediakan merupakan buku dengan dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan Inggris. 

Mayoritas buku yang disediakan merupakan cerita fabel yang dapat memberikan pesan moral yang sangat berguna dalam pengembangan karakter anak. 

Dengan demikian, anak dapat mengembangkan moral sekaligus kemampuan mereka dalam berbahasa.

Tak hanya melakukan perbaikan dan pembaharuan buku secara pribadi, Pojok Baca RW 03 Penggaron Kidul ini juga dibuka untuk siapa pun yang ingin menyumbangkan buku mereka. 

Baca juga: Kelompok 4 KKN UNDIP Serahkan Panduan Inovasi Produksi Tembaga kepada Kepala Desa Cepogo

Buku yang ada di Pojok Baca ini, selain memang berasal dari sumbangan pribadi dan kelompok, juga berasal dari sumbangan dari warga sekitar daerah Semarang. 

Buku-buku yang disumbangkan memiliki berbagai jenis kategori, mulai dari buku komik, buku novel sederhana, dan juga beberapa buku-buku pengetahuan umum. 

Selain buku novel sederhana, terdapat juga buku novel luar negeri yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sehingga mempermudahkan anak dalam memahami isi buku tersebut.

Dengan adanya program pembaharuan Pojok Baca ini, diharapkan anak dapat meningkatkan minat baca mereka, menumbuhkan kemampuan untuk beradaptasi dan menguasai bahasa asing sejak dini, dan sekaligus meningkatkan moral dalam pengembangannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU