INDOZONE.ID - Mahasiswa KKN-T IDBU Tim 55 Kelompok 2 Undip memberikan sosialisasi bertajuk "Perkuat Branding dan Legalitas untuk Bisnis Lokal". Edukasi tersebut menyasar pemilik UMKM catering.
Kegiatan dilakukan door to door dengan beberapa tema, yakni edukasi digital penggunaan WhatsApp bisnis dan buku menu digital bagi pelaku UMKM, edukasi K3 dalam memasak, dan pentingnya Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk UMKM.
Program ini bertujuan membantu pemilik UMKM untuk mengembangkan bisnisnya dengan lebih profesional. Selain itu, mereka juga bisa membangunan kepercayaan konsumen lewat legalitas usaha.
Baca juga: Prilly Latuconsina Kenang Saat Aktif Jadi Mahasiswa LSPR, Anggap Teguran Dosen Sebuah Privilege
Pemilik catering RW 13 Tlogosari Kulon sebagian besar masih menggunakan sistem manual yang belum terdigitalisasi untuk mengelola pesanan baik dalam jumlah kecil maupun besar.
Padahal, digitalisasi merupakan aspek penting yang dibutuhkan usaha masa kini untuk mempermudah pengelolaan bisnis. Selain itu, dengan digitalisasi usaha terlihat lebih profesional dan dapat menjangkau lebih banyak konsumen.
Usaha catering 57 Riana milik Santoso menjadi salah satu contoh yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Jumlah pesanan yang dibuat setiap minggu cukup besar untuk ukuran catering rumahan. Pesanan tersebut didapat dari beberapa instansi pemerintah dan organisasi di luar Tlogosari Kulon.
Baca juga: Punya Banyak Followers Sosial Media? Ini Dia Kampus yang Buka Jalur Influencer
Namun, pengelolanya masih menggunakan sistem pencatatan manual tanpa buku menu. Hal ini membuat konsumen tidak mengetahui apa saja yang ditawarkan oleh catering.
Cateting 57 Riana sendiri hanya dikelola pemiliknya tanpa bantuan orang lain. Mahasiswa KKN Undip membantu memberikan edukasi pengenalan fitur-fitur WhatsApp bisnis.
Dengan begitu, pengelolaan pesanan dan pembuatan buku menu untuk catering menjadi lebih mudah. Disosialisaikan pula pentingnya NIB sebagai legalitas yang nantinya berkaitan dengan kepercayaan konsumen.
Sosialisasi K3 juga dilakukan untuk menciptakan lingkungan dapur yang aman, sehat, dan efisien untuk memasak pesanan catering dalam jumlah yang besar.
Baca juga: Stop Jadi Donatur Kampus! Ini Dia Target Menyusun Skripsi Supaya Gak Telat Lulus
Pemberian perlengkapan APD seperti masker, sarung tangan dan celemek menjadi fokus utama dalam sosialisasi ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung