INDOZONE.ID - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tim 41 Universitas Diponegoro menggelar program digitalisasi produk UMKM lokal di Dusun Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Fokus utama kegiatan ini adalah pengembangan pemasaran digital untuk produk olahan singkong karamel yang diberi nama unik yaitu "Kongmel".
Sebagai langkah konkret, Tim 41 menciptakan sebuah website khusus yang menampilkan informasi lengkap tentang produk Kongmel, mulai dari deskripsi, dokumentasi foto, proses pengembangan produk, hingga kontak yang dapat dihubungi. Website ini menjadi bentuk arsip digital UMKM desa yang mudah diakses dan berkelanjutan.
Agar lebih praktis dan menjangkau konsumen secara langsung, mahasiswa juga menyebarkan poster berisi kode QR yang dapat dipindai dan langsung mengarahkan pengguna ke halaman website. Strategi ini dinilai efektif untuk mempermudah calon pembeli mengenal produk tanpa harus bertatap muka.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari warga dan pelaku UMKM setempat. Mereka mengapresiasi inovasi mahasiswa UNDIP dalam mendorong pemasaran yang lebih modern dan efisien.
Baca juga: Mahasiswa KKN UNDIP Promosikan Wisata Cepogo lewat Pembagian Brosur kepada Pelaku Wisata Lokal
Melalui digitalisasi ini, Tim 41 berharap Kongmel tak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga bisa bersaing di pasar digital yang lebih luas. Harapannya, Kongmel bisa menjadi produk unggulan desa yang membawa nilai tambah secara ekonomi dan identitas daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan