Hidup Bersih dan Gigi Sehat: Mahasiswa Undip Beri Edukasi Kesehatan ke Anak-Anak di Rusun Kaligawe
INDOZONE.ID - Tingginya kasus karies gigi atau gigi berlubang masih menjadi masalah kesehatan yang menghantui anak-anak di Rusunawa Kaligawe, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Rendahnya kesadaran akan pentingnya merawat gigi menjadi salah satu penyebab utamanya. Padahal, pertumbuhan gigi pada anak memiliki peran penting dalam menunjang kualitas hidup mereka di setiap fase perkembangan.
Merespons permasalahan tersebut, Kelompok 3 IDBU Tim 64 KKN-T Universitas Diponegoro 2025 menyelenggarakan “Edukasi dan Simulasi Kesehatan Gigi pada Anak” di Aula Kelurahan Kaligawe, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Kegiatan itu diselenggarakan pada Juli lalu. Program yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 17 ini digagas Gustitarissa Valensia.
Baca juga: Tingkatkan Kesadaran K3, Mahasiswa KKN Undip Beri Penyuluhan kepada Perajin Tembaga di Dukuh Kupo
Kegiatan dihadiri oleh sekitar 25 anak-anak sebagai peserta dan beberapa orang tua sebagai pendamping. Tujuan kegiatan ini ialah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak di Rusunawa Kaligawe, mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi.
Mengingat peserta kegiatan adalah anak-anak, metode pembelajaran dibuat secara interaktif dan menyenangkan. Acara diawali dengan pemutaran film pendek animasi kartun yang memberikan pesan tentang pentingnya kebersihan gigi.
Selanjutnya, anak-anak diajak bernyanyi bersama dengan lagu kreatif yang telah dimodifikasi untuk mengajarkan langkah-langkah menyikat gigi yang benar.
Bagian yang paling seru adalah praktik simulasi. Anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok dan didampingi oleh kakak pendamping dari tim KKN.
Setiap kelompok mendapatkan kertas bergambar mulut dan gigi kotor, tangan kotor, sabun, serta sikat gigi. Mereka diminta membersihkan kotoran pada gambar menggunakan media yang tersedia hingga tampak bersih.
Suasana pembelajaran berlangsung dengan meriah. Anak-anak terlihat fokus saat menonton, bersemangat saat bernyanyi, dan aktif mengikuti praktik simulasi.
Kakak pendamping serta orang tua yang hadir juga turut memberi dukungan dengan menyemangati anak-anak untuk menjawab pertanyaan dari pemateri.
Acara ditutup dengan pembagian hadiah bagi peserta aktif berupa Tracking Paper Kit berisi kertas pelacak kebersihan harian dan stiker untuk memantau kegiatan seperti sikat gigi pagi/malam, mandi pagi/malam, dan cuci tangan sebelum makan.
Baca juga: Rektor Ungkap Makna di Balik Rebranding Unika Soegijapranata Jadi SCU
Selain itu, setiap anak yang hadir juga mendapatkan sikat gigi anak sebagai motivasi untuk menjaga kesehatan gigi setiap hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung