INDOZONE.ID - Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menggelar forum diskusi berjudul ‘Mewujudkan Kampus Bebas Kekerasan Melalui Implementasi Permendikbudristek 55/2024’, bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Dalam acara ini, Kemdiktisaintek terus mendorong kepada setiap kampus membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT).
Baca juga: Rahasia Sukses Ala Maudy Ayunda: Ini 5 Buku yang Wajib Dibaca Mahasiswa!
Satgas PPKPT adalah satuan khusus yang memiliki tugas untuk menjamin lingkungan kampus yang aman, inklusif, serta bebas dari tindakan kekerasan.
“Hal ini sesuai dengan substansi Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 yang diterbitkan untuk menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang aman dan bebas dari kekerasan,” kata Irjen Kemdiktisaintek Chatarina Muliana Girsang.
Ia juga menyebut beberapa poin yang jadi fokus untuk mengatasi masalah kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. Sebab itu, wajib bagi perguruan tinggi membentuk satgas ini.
Baca juga: 376 Mahasiswa UGM Ikuti Kegiatan PIONEER, Salah-satu Upaya Internasionalisasi
5 Fokus Utama
“Terdapat lima fokus utama Permendikbudristek ini yakni isu diskriminasi dan perundungan, penguatan Satgas PPKPT,” ujarnya.
“Payung hukum Satgas PPKPT, penambahan norma, serta kewenangan khusus Satgas dalam mencari data dan bukti terkait tindak kekerasan di kampus,” sambungnya.
Chatarina juga mengapresiasi terselenggaranya forum diskusi yang diadakan oleh ITERA pada tanggal 19 Agustus 2025 kemarin. Menurutnya, ini merupakan diskusi penting karena bisa menjadi upaya sosialisasi kebijakan ini, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Baca juga: 5 Kampus Top Dunia yang Paling Sering Diincer Pelajar Indonesia, Apa Saja?
Ujung Tombak di Perguruan Tinggi
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kewirausahaan ITERA, Prof. Khairurrijal menilai bahwa forum diskusi tersebut memang penting untuk diselenggarakan.
Bukan tanpa alasan, Satgas PPKPT di perguruan tinggi negeri maupun swasta, merupakan ujung tombak buat menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari kekerasan.
Dari diskusi ini, ia juga berharap bisa berbagi mengenai cara mencegah dan mengatasi isu kekerasan di kampus.
Baca juga: Mahasiswa UGM Raih Juara 1 Pada Ajang GAIP Insurance Innovation Competition di Singapura
“Melalui forum diskusi ini besar harapan kami, perguruan tinggi yang hadir dapat berbagi praktik baik terkait pencegahan dan penanganan kekerasan,” ujar Prof. Khairurrijal.
“Serta mampu memberikan rekomendasi bagi kementerian sebagai bekal setiap Satgas PPKPT di Indonesia dalam mengoptimalkan tugas masing-masing,” sambung dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA