Rabu, 27 AGUSTUS 2025 • 15:50 WIB

Perbedaan Kerangka Teori dan Kerangka Berpikir yang Terlihat Sama Padahal Beda, Jangan Sampai Salah!

Author

Ilustrasi mahasiswa sedang mengerjakan penelitian (freepik)

INDOZONE.ID - Dalam sebuah skripsi atau karya ilmiah lainnya, kerangka teori dan kerangka berpikir punya peran penting banget dalam penelitian tersebut.

Keduanya memiliki fungsi masing-masing yang berbeda, walaupun masih banyak mahasiswa yang menilai keduanya sama.

Ketidakpahaman konteks keduanya yang menjadi penyebab masalah ini terjadi. Padahal ini bisa memengaruhi ke metodologi penelitian yang akan dibuat.

Baca juga: Bukan Acara Biasa, Indonesia Punya Kamu 2025 di IPB Ajak Pemuda untuk Jadi Agen Perubahan

Apa Sih Kerangka Teori dan Kerangka Berpikir

Kerangka teori merupakan kumpulan teori, konsep, dan definisi yang relevan dengan topik penelitian yang diangkat. Kerangka teori berfungsi sebagai landasan teoritis untuk sebuah penelitian. 

Kenapa penting? karena sebagai landasan penelitian agar analisis dalam penelitian kamu gak keluar jalur atau konteks.

Sedangkan kerangka berpikir, sebuah kerangka konseptual yang menunjukkan bagaimana sebuah teori tersebut bisa berhubungan dan menjelaskan masalah penelitian yang diangkat.

Dengan kerangka berpikir, peneliti akan lebih mudah, sistematis, jelas, dan rasional dalam menjelaskan.

Baca juga: Kisah Otto Wahyudi, Pemuda Tunanetra yang Lolos UNY Jalur SNBT dan Dapat Beasiswa KIPK

Contoh Kerangka Teori dan Kerangka Berpikir

Kerangka Teori

Dalam sebuah penelitian, peneliti menggunakan teori Uses & Gratifications, Perilaku Konsumen, dan Self-Presentation, untuk jadi dasar penelitian tentang media sosial dan perilaku konsumtif.

Kerangka Berpikir

Sedangkan pada kerangka berpikir, peneliti menjelaskan bagaimana media sosial itu memengaruhi perilaku konsumtif, melalui notif penggunaan dan self-image yang ditampilkan di platform digital.

Kerangka berpikir dibuat dalam bentuk diagram dan narasi penjelasan setelahnya. Diagram ini menunjukkan alur hubungan antar variabel.

Perbedaan Kerangka Teori dan Kerangka Berpikir

Kerangka Teori

  • Isi: kumpulan teori dan konsep yang digunakan dalam penelitian
  • Tujuan: Jadi landasan teoritis pada variabel yang diteliti
  • Bentuk: Narasi dan ada teori pendukung

Baca juga: Tim Mahasiswa UGM Raih Juara Grup Terbaik di Ajang K-Speech World Contest 2025 di Vietnam

Kerangka Berpikir

  • Isi: Alur logika dan teori arah penelitian
  • Tujuan: Hubungan antar variabel dari teori yang digunakan
  • Bentuk : Diagram dan narasi yang berhubungan antar variabel.

Jadi tahukan apa bedanya kerangka teori dan kerangka berpikir? jangan sampai salah lagi. Karena kalau salah bisa ngaruh banget ke isi penelitiannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@publikasiriset.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU