INDOZONE.ID - Perkuliahan biasanya identik dengan suasana formal. Mulai dari dosen mengajar, mahasiswa mendengarkan, dan papan tulis penuh catatan. Tapi ada yang beda nih di kelas Perikanan Tangkap UNDIP yang dibawakan oleh seorang dosen kreatif bernama Don.
Alih-alih hanya mengandalkan slide presentasi atau buku ajar, Don menghadirkan inovasi mengajar yang kreatif dan membuat teori seputar sistem penangkapan ikan menjadi lebih menarik, nyata dan mudah dipahami.
Baca juga: Momen Lucu! Dosen Batalkan Kelas Gara-gara Denger Kabar Taylor Swift Tunangan
Metode Pembelajaran yang Kreatif Ala Don
Dalam salah satu sesi, Don memperkenalkan topik purse seine, salah satu metode penangkapan ikan menggunakan jaring lingkar.
Bukan sekadar menjelaskan dengan teks di layar, ia memadukan media visual, alat peraga, hingga aksi teatrikal sederhana yang melibatkan mahasiswa di dalamnya.
Dengan kostum unik dari bahan sederhana dan melakoni karakter animasi Jumbo, serta papan bertuliskan “purse seine”, serta alat bantu berupa buku dan properti buatan tangan, suasana kelas seketika berubah menjadi arena simulasi penangkapan ikan.
Metode ini ngajak mahasiswa untuk memahami konsep, juga merasakan langsung bagaimana sistem dua kapal bekerja, mengapa teknik ini efektif di perairan berarus kuat, serta bagaimana kecepatan melingkar jaring memengaruhi hasil tangkapan.
Mahasiswa yang diminta maju ke depanpun ikut memerankan peran tertentu dalam proses simulasi, sehingga interaksi kelas jadi hidup dan penuh energi.
Menghibur Sekaligus Menjadi Solusi
Pendekatan ini juga menjawab tantangan umum dalam pendidikan vokasi, di mana praktik lapangan seringkali sulit dihadirkan secara langsung karena keterbatasan waktu dan biaya.
Jadi dengan kreativitas tinggi, Don berhasil mengubah ruang kelas menjadi ruang simulasi, sehingga mahasiswa bisa membayangkan kondisi laut nyata tanpa harus berada di lapangan.
Metode ini juga tentunya meningkatkan daya serap materi. Informasi teknis seperti “two boat system” atau strategi penggunaan jaring di laut tidak hanya masuk melalui pendengaran, tetapi juga melalui pengalaman visual dan kinestetik.
Hal ini membuat konsep yang rumit lebih mudah diingat, sekaligus menumbuhkan minat belajar mahasiswa terhadap dunia perikanan tangkap.
Dengan menggabungkan elemen praktik, kreativitas, dan teknologi, pembelajaran menjadi lebih relevan dengan kebutuhan generasi saat ini yang terbiasa dengan visualisasi interaktif.
Baca juga: Uniknya Wisuda Ala Kyoto University, Dari Cosplay Anime sampai Kostum Unik!
Inovasi semacam ini nunjukin kalau belajar gak harus selalu kaku, melainkan bisa dikemas dengan cara kreatif tanpa kehilangan substansi.
Nah kalau kamu jadi salah satu mahasiswa dari dosen Don, kamu bakal nyimat pelajarannya sampai akhir atau malah bosan?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@perikanantangkapundip