INDOZONE.ID - Institut Pertanian Bogor (IPB) University kini resmi menjadi perguruan tinggi pertama di Indonesia yang menerapkan program Talent Management Berbasis AI.
Mahasiswa nggak lagi merasa salah jurusan, dan kampus nggak lagi salah sasaran. Langkah inovatif ini terwujud melalui kerja sama strategis dengan lembaga ESQ.
Keputusan ini menjadi salah satu kunci bagi IPB untuk menghadapi ketatnya era Society 5.0, khususnya dalam memberdayakan generasi unggul secara lebih tepat sasaran.
Baca juga: IPB Pamer Teknologi Reklamasi Lahan Bekas Tambang , Ini Manfaatnya!
Menurut data dari ESQ, sebanyak 87 persen mahasiswa di Indonesia merasa salah jurusan, sementara 74 persen pekerja merasa posisi mereka tidak sesuai dengan bakat yang dimiliki.
Fenomena ini mendorong IPB untuk menciptakan tools Talent Management berbasis AI yang dapat memetakan bakat secara lebih cepat dan akurat karena didasarkan pada data.
Berbeda dengan pemetaan konvensional yang seringkali masih mengandalkan intuisi atau "feeling" dalam praktiknya.
Baca juga: UGM Luncurkan Program Studi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati Pertama di Asia!
Menurut Rektor IPB University, Prof. Arif Satria, perguruan tinggi memiliki peran besar dalam melahirkan generasi unggul dan mempersiapkan masa depan generasi emas Indonesia 2045 secara maksimal.
"Model ini bisa membantu program pengembangan kemahasiswaan, mengatasi masalah mental health, nilai mahasiswa, hingga organisasi kemahasiswaan. Saya berharap Talent Management ini bisa menjadi model yang direplikasi ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia,” jelasnya.
Pendiri ESQ, Ary Ginanjar, mendukung penuh langkah IPB ini. Menurutnya, kehadiran pemetaan bakat berbasis AI ini menjawab tantangan era 5.0 di mana personalisasi menjadi kunci.
Baca juga: ITS Hadirkan Migas Corner Pertama di Indonesia, Didukung Teknologi Metaverse
"Ini bukan lagi sekadar era reformasi 5.0, tetapi era individualisasi dan personalisasi dengan AI, di mana mahasiswa tidak hanya diketahui skill dan kompetensinya, tetapi juga minat dan bakatnya sehingga lebih matching,” ujar Ary.
Dengan teknologi ini, IPB tidak hanya selangkah lebih maju dalam menemukan solusi untuk tantangan ketidakpuasan lulusan tapi juga memastikan potensi mahasiswa dapat tersalurkan secara maksimal di dunia kerja.
Harapannya, pemetaan yang optimal ini menjadikan generasi muda siap memimpin Indonesia Emas 2045.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ipb.ac.id