INDOZONE.ID - Cari beasiswa untuk kuliah di Eropa ternyata nggak cukup kalau hanya mempertimbangkan biaya kuliah. Apalagi di Eropa yang notabene punya reputasi high living cost.
Tapi buat mahasiswa pencari beasiswa luar negeri, daripada mendang-mending, coba tengok Eropa Timur.
Kalau di negara Eropa Barat dompet cepat hanyut, di Eropa Timur justru ramah kantong bahkan pengeluaran bisa menyaingi seperti saat di Indonesia! Ini dia alasan kenapa Eropa Timur jadi incaran mahasiswa internasional!
Baca juga: Mau Kuliah Gratis di Eropa? Ini Daftar Beasiswa Populer dari S1 sampai S3!
7 Alasan Kenapa Eropa Timur Jadi Incaran Mahasiswa Internasional
1.Persaingan Beasiswa Lebih Ringan
Di UK, Jerman, dan Belanda kamu harus bersaing dengan ribuan pelamar dari seluruh dunia, termasuk lulusan kampus top. Sementara di Eropa Timur seperti Polandia, Ceko, Hungaria, dan Slovakia, pelamarnya lebih sedikit.
Bahkan banyak universitas di sana yang justru mencari kandidat dari negara berkembang, termasuk Indonesia. Jadi peluangmu untuk lolos beasiswa lebih besar di sini.
2. Biaya Hidup Lebih Bersahabat
Baca juga: 6 Beasiswa Luar Negeri yang Nggak Cuma Kasih Kuliah Gratis, tapi Juga Pengalaman Spesial
Tinggal di kota besar Eropa Barat bisa bikin kantong cepat tipis karena harga makanan, transportasi, dan akomodasi yang tinggi. Misalnya kuliah di Budapest atau Krakow justru bisa 40-60 persen lebih murah.
Artinya, uang beasiswamu nggak habis hanya untuk bayar sewa atau kebutuhan sehari-hari, tapi bisa dipakai untuk kebutuhan lain, bahkan jalan-jalan.
3. Harga Makan Hemat
Mahasiswa di Eropa Timur bisa nikmati makanan enak dengan harga terjangkau. Sekali makan di kantin kampus bisa cuma Rp15 ribu, beda jauh dengan Eropa Barat yang bisa sampai Rp150 ribu per sekali makan.
Lumayan kan? Kamu jadi bisa tetap hemat tanpa harus ngirit berlebihan atau selalu masak sendiri di kos.
Baca juga: Langsung dari Wamendiktisaintek, Ini 3 Kunci Sukses Kuliah ke Luar Negeri
4. Transportasi Ramah Mahasiswa
Banyak kota di Eropa Timur menawarkan tiket transportasi umum bulanan seharga sekitar Rp150 ribu. Tapi di beberapa kota justru menawarkan akses transportasi gratis khusus untuk mahasiswa seperti di Tallinn, Lisbon, atau Bucharest.
Jadi kamu bisa bebas ke kampus atau keliling kota tanpa khawatir biaya perjalanan bikin boncos.
5. Sewa Tempat Tinggal Terjangkau
Kalau di Eropa Barat harga sewa bisa selangit. Sedangkan kamar kos atau shared flat di Eropa Timur rata-rata berkisar Rp2 juta per bulan. Dengan harga segitu, kamu sudah bisa tinggal di lokasi yang nyaman!
Baca juga: 5 Jurusan Kuliah di Luar Negeri yang Bermanfaat Buat Bangsa Indonesia Lebih Maju
6. Lifestyle Lokal Murah
Hidup di Eropa Timur tetap bisa seru tanpa harus boros. Harga kopi di kafe, tiket nonton bioskop, hingga belanja kebutuhan harian di pasar lokal jauh lebih murah dibanding negara Barat.
Jadi kamu tetap bisa menikmati gaya hidup ala mahasiswa di Indonesia tanpa khawatir dompet sekarat tengah bulan.
7. Quality of Life Tetap Oke
Meski biaya hidup lebih murah, bukan berarti kualitas pendidikan dan fasilitas kampus ketinggalan. Justru banyak universitas Eropa Timur yang underrated dan belum banyak dilirik mahasiswa internasional.
Baca juga: Selamat! 32 Anak Maluku Dapat Beasiswa Rusia, Siap Ukir Prestasi di Negeri Beruang Merah
Contohnya Warsaw University of Technology, Charles University (Ceko), atau University of Debrecen (Hungaria). Fasilitasnya memadai, kualitas pengajarnya bagus, dan lingkungannya mendukung proses belajar.
Nggak heran kan, kenapa banyak awardee beasiswa yang justru sengaja memilih Eropa Timur untuk kuliah. Persaingan lebih longgar, pendidikan terjamin plus bisa hidup nyaman dengan pengeluaran yang nggak jauh beda di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@tatra.academy