INDOZONE.ID - Bagi mahasiswa yang masuk semester akhir, berhadapan sama skripsi jadi kewajiban. Dalam pengerjaan skripsi, sering muncul istilah-istilah yang kadang banyak mahsiswa belum tahu apa artinya.
Nah, biar gak kebingungan pas mengerjakan skripsinya, ini daftar istilah penting yang wajib diingat.
7 Istilah yang Sering Muncul di Bab Metode
Baca juga: Untuk Mahasiswa! Ini Cara Baca Jurnal Cuma 10 Menit: Anti Stres, Skripsi Efisien
1. Data Primer
Ini adalah data yang dikumpulkan sendiri dari sumber pertama. Misalnya, lewat wawancara, observasi, atau penyebaran kuesioner. Data primer biasanya paling “segar” karena langsung berasal dari responden atau objek yang diteliti.
2. Data Sekunder
Kebalikannya dari primer, data sekunder adalah data yang sudah tersedia sebelumnya. bisa ditemukan di buku, jurnal, laporan, atau artikel ilmiah. Data ini berguna buat memperkuat landasan teori atau jadi pembanding dari temuan si peneliti.
3. Deduktif
Cara berpikir ini dimulai dari teori umum ke data di lapangan. Jadi, diawali dari konsep besar dulu, baru menguji kebenarannya lewat penelitian. Biasanya metode ini dipakai di penelitian kuantitatif.
4. Induktif
Kalau deduktif mulai dari teori, induktif justru sebaliknya dimulai dari data, lalu ditarik kesimpulan atau teori baru. Pendekatan ini sering dipakai di penelitian kualitatif karena hasilnya lebih eksploratif dan terbuka terhadap temuan baru.
5. Sampel dan Populasi
Populasi adalah seluruh kelompok yang jadi objek penelitian, bisa berupa orang, tempat, atau fenomena tertentu. Sementara itu, sampel adalah bagian kecil dari populasi yang diteliti langsung.
Misalnya, kalau populasi “seluruh mahasiswa universitas A,” maka sampel yang digunakan bisa aja “50 mahasiswa Ilmu Komunikasi.”
6. Reliabilitas dan Validitas
Kedua istilah ini sering buat bingung mahasiswa. Reliabilitas artinya seberapa konsisten alat ukur yang dipakai. Kalau hasilnya stabil meski diulang beberapa kali, berarti alat yang digunakan reliabel.
Sedangkan validitas menilai seberapa tepat metode atau alat yang digunakan untuk mengukur hal yang seharusnya diukur.
7. Eksplanatif dan Deskriptif
Kalau penelitian bersifat eksplanatif, berarti peneliti mau menjelaskan hubungan sebab-akibat antar variabel misalnya, “apakah intensitas nonton TikTok berpengaruh terhadap fokus belajar mahasiswa.”
Baca juga: Mahasiswa Ketiduran Ngerjain Skripsi, Malah Kena “Serangan” Chat Putus dari Pacar
Lalu, penelitian deskriptif cuma menggambarkan fenomena tanpa mencari sebab-akibatnya contohnya, “bagaimana kebiasaan mahasiswa menggunakan TikTok untuk belajar.”
Jadi, sebelum mulai skripsi, kamu harus tahu dan paham sama istilah-istilah ini dulu. Nah, kapan nih kamu mulai mengerjakan skripsi kamu?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@kawalu.id