Inspirasi dari Mahasiswa Satu Huruf: Z Lulus Cumlaude FEB UNDIP setelah Berjuang Melawan Pandemi
INDOZONE.ID - Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar Wisuda ke-180, yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Muladi Dome.
Mahasiswa Bernama Z, lulusan S-1 Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), sukses menarik perhatian publik lantaran berhasil meraih predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,58.
Baca juga: Kisah Ellana Givena Kerrysa, Peraih IPK Tertinggi Wisuda ITB 2025 yang Tetap Aktif Berorganisasi
Bagi Z, nama tunggalnya yang unik, bukan sekadar identitas. Orang tuanya memberi nama itu dengan harapan ia bisa menjadi pribadi sederhana yang mampu membuat kesan mendalam.
Perjalanan studi Z di UNDIP menghabiskan 4 tahun 1 bulan 17 hari. Ia diterima lewat jalur SBMPTN pada 2021, di mana perkuliahan saat itu harus dilaksanakan secara daring akibat pandemi Covid-19.
Z menuturkan bahwa masa tersebut cukup rumit, ia sempat kesulitan memahami materi dan menjalin relasi dengan teman-teman baru.
Namun, ketika kampus kembali membuka perkuliahan tatap muka, Z mulai menemukan ritmenya, mampu beradaptasi, dan berhasil memperbaiki capaian akademiknya.
Baca juga: Gak Unggul Secara Akademik? Ini 5 Skill yang Justru Dicari Dunia Kerja Saat Ini
Keunikan namanya juga menjadi keuntungan tersendiri, di mana dosen dan teman-teman menjadi cepat mengingatnya.
“Ada dosen yang masih mengingat saya di semester dua, padahal hanya sempat mengajar di semester satu. Setiap pertemuan dosen tersebut selalu menyapa, jadi agak was-was juga kalau tiba-tiba dipanggil,” ungkapnya.
Selama studi, Z dikenal sangat disiplin dan bertanggung jawab. Selain akademik, ia juga aktif dalam penyusunan data penelitian dosen, sebagai bentuk keterlibatan dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Z mengaku selalu berusaha menyelesaikan tugas hingga larut malam. Meskipun lelah dan jenuh, energinya akan kembali pulih kembali saat berkumpul dengan keluarga atau sahabatnya.
Baginya, kuliah di UNDIP lebih dari sekadar mengejar nilai, melainkan proses membentuk karakter, belajar tangguh, jujur, dan berintegritas.
“Alhamdulillah, bisa berproses di UNDIP adalah kebanggaan yang luar biasa,” ucapnya penuh syukur.
Usai meraih gelar sarjana, Z berencana menapaki dunia kerja sambil tetap membantu penelitian dosen, dan bercita-cita melanjutkan studi ke jenjang berikutnya.
Menutup kisahnya, Z berpesan kepada mahasiswa aktif UNDIP untuk tetap fokus pada proses diri sendiri dan tidak mudah membandingkan diri dengan orang lain.
Baca juga: Mengukir Sejarah Baru: FISIP UB Berencana Dirikan Prodi Sarjana Kriminologi
“Tetap semangat ya. Setiap orang punya jalannya masing-masing, dan Tuhan pasti adil memberi hasil sesuai usaha kita,” ujarnya optimis.
Z membuktikan bahwa kesederhanaan bukanlah penghalang untuk berprestasi, hal ini sejalan dengan semangat “UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat”.
Kisahnya menjadi inspirasi untuk mahasiswa lain bahwa ketekunan dan kerendahan hati akan selalu menuntun pada keberhasilan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Undip.ac.id