Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Jember Raih Juara 1 Nasional Lewat Inovasi Jembatan Kayu Balsa di IBBC 2025
INDOZONE.ID - Tim Logawa Galaxy mahasiswa dari Teknik Sipil Universitas Jember (UNEJ), menjadi juara 1 di kompetisi nasional Indonesian Balsa Bridge Competition (IBBC) 2025.
Kompetisi tersebut mengharuskan peserta merancang dan menghadirkan jembatan berbahan kayu balsa yang tidak hanya kuat tetapi juga ringan dan efisien.
Baca juga: Selamat! Film Pendek Mania Dunia Nia Karya Mahasiswa Indonesia Juara 1 di Ajang Internasional
Tantangan utama bukan hanya “berapa beban yang bisa ditahan”, tetapi juga “seberapa ringan rancangan yang berhasil memenuhi spesifikasi teknis”.
Tim Logawa Galaxy berhasil memenuhi dua kriteria penting tersebut dengan menawarkan solusi struktural, yang efisien dan merefleksikan pemikiran mendalam terhadap teori teknik struktur.
Proses dari Prototipe Hingga Final
Perjalanan menuju kemenangan ini dimulai dengan pengiriman prototipe jembatan balsa oleh tim ke panitia.
Setelah masuk babak 10 besar, mereka melanjutkan ke tahap final yang mencakup persiapan presentasi, pengujian beban, dan pembangunan jembatan dalam waktu terbatas.
Panitia memberikan waktu tiga jam bagi setiap tim untuk merakit jembatan mereka di lokasi final. Tim Logawa Galaxy melalui tahap ini dengan persiapan matang, desain teruji, dan kerjasama tim yang solid.
Strategi mereka meliputi analisis struktur yang tepat, pencermatan terhadap spesifikasi teknis (seperti berat maksimum, panjang bebas, dan kekuatan), serta simulasi internal agar saat hari-H bisa berjalan lancar.
Pembagian tugas yang jelas antar anggota tim juga menjadi kunci efektivitas saat merakit desain.
Apa yang Dipelajari Mahasiswa di Lapangan?
Selain itu, tim mahasiswa UNAIR juga memperoleh pelajaran berharga tentang bagaimana teori struktur seperti gaya lentur, geser, dan momen diaplikasikan dalam bahan ringan, seperti kayu balsa.
Tim Mahasiswa UNAIR pun belajar bagaimana efisiensi material dan desain, berperan dalam mencapai keseimbangan antara kekuatan dan berat.
Baca juga: Tim MTAF Impact ITB Juara 1 Hackathon BI-OJK 2025 dengan Solusi AI untuk Ekspor UMKM
Pengalaman ini menghadirkan “lab praktis” yang jauh lebih menantang dibanding tugas proyek perkuliahan biasa.
Tim Logawa Galaxy telah membuktikan, bahwa bahan sederhana, seperti kayu balsa, bisa menjadi medium untuk menampilkan desain struktural yang luar biasa, yaitu ringan, efisien, dan tetap kukuh.
Kemenangan ini bukan hanya milik tiga mahasiswa, tetapi menjadi milik kampus dan menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya di bidang teknik sipil dan rekayasa struktur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unej.ac.id