Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 10:20 WIB

LSPR Institute Edukasi Siswa SMA Lewat “Shred & Thread Project”, Solusi Bisnis dari Isu Lingkungan

Author

Program Community Development bertajuk Shred & Thread Project di SMA Negeri 10 Bekasi (lspr.ac.id)

INDOZONE.ID - Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Bisnis LSPR Institute, dengan konsentrasi Entrepreneurship and Leadership, menggelar program pengabdian masyarakat bertajuk “Shred & Thread Project”.

Kegiatan dilaksanakan pada 22 November 2025, di SMA Negeri 10 Bekasi, yang mengusung tagline “Waste Less, Create More”. 

Baca juga: Rekayasa Kosmetik ITERA: Program Sarjana Kosmetik Pertama dan Satu-satunya di Indonesia!

Proyek tersebut bertujuan untuk memperkenalkan edukasi bisnis dan kewirausahaan berkelanjutan kepada siswa SMA.

Kegiatan ini melibatkan 28 mahasiswa LSPR yang bertugas sebagai panitia dan mentor untuk 28 siswa SMAN 10 Bekasi, yang merupakan perwakilan OSIS dan ekstrakurikuler.

Dukungan juga datang dari Andi Wibowo, M.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 10 Bekasi, serta dosen pendamping, Miss Mega Puspita Perwira Jaya, MBA dan Mr. Raden Adi Cahyadi, MMSI.

Rangkaian acara dibuka dengan sesi Business Model Canvas (BMC) yang disampaikan oleh Maam Katrini Nathisarasia, S.Sos., MBA. 

Baca juga: Mahasiswa Bisnis Kreatif UNPAR Sabet Juara 2 Story Telling di English Fest 2025

Setelah mendapatkan sesi materi dasar kewirausahaan, para peserta menyusun BMC mereka secara berkelompok dengan pendampingan mentor. 

Di sesi akhir, tiga kelompok dengan hasil BMC terbaik diumumkan sebagai bentuk apresiasi serta kreativitas dan pemahaman mereka.

Selanjutnya, siswa menerima edukasi lingkungan dari Nur Hesti Ningrum, Co-Founder komunitas “Si Paling Lingkungan”.

Sesi ini membahas isu lingkungan, terutama dampak limbah fashion dan limbah kertas, membuka wawasan peserta tentang hubungan antara perilaku konsumsi dan peluang menciptakan solusi nyata. 

Baca juga: Sinergi Kuat Mahasiswa UPI dan Warga Cipamekar: PSN Massal Demi Lingkungan Sehat dan Bebas Risiko Demam Berdarah

Aksi nyata keberlanjutan diwujudkan melalui Trashion Lab dan EcoWrites. Di Trashion Lab, peserta mempraktikkan pembuatan produk rework dari limbah kain, seperti scrunchie dan pouch.

Mereka juga merasakan pengalaman sebagai entrepreneur melalui sesi live selling di TikTok untuk belajar branding dan pemasaran digital.

Sementara itu, sesi EcoWrites mengajarkan proses daur ulang kertas bekas menjadi notebook baru, yang juga menghasilkan apresiasi bagi dua kelompok terbaik.

Kegiatan diakhiri dengan cleanup activity di sekitar area sekolah. Peserta diajak mengumpulkan sampah, dan kelompok yang berhasil mengumpulkan karung terberat mendapatkan hadiah. 

Baca juga: Gerakan "Plastic Free Day 2025" UPH Dorong Gaya Hidup Minim Plastik dan Kumpulkan Ratusan Sampah di Jakarta

Project Leader Shred & Thread, Keyza Nazelia, berharap peserta dapat menerapkan dan menyebarkan semangat keberlanjutan ini, menekankan bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang berarti.

Melalui proyek ini, mahasiswa LSPR berupaya untuk memberikan pengalaman praktis yang menggabungkan bisnis, kreativitas, dan kepedulian lingkungan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Lspr.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU