Selasa, 09 DESEMBER 2025 • 11:20 WIB

USU Turun Tangan di Tapanuli Tengah: Tenaga Medis Diturunkan untuk Perkuat Layanan Pascabanjir

Author

Momen pelayanan kesehatan oleh FK USU. (usu.ac.id)

INDOZONE.ID - Setelah banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia Cabang Sumut (IDAI Sumut), serta organisasi profesi lain, bergerak cepat ke Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). 

Tim medis serta relawan kesehatan diterjunkan untuk menyediakan layanan kesehatan dasar dan darurat bagi masyarakat terdampak.

Baca juga: UNAIR Dirikan Posko Kesehatan di Aceh Tamiang Siap Layani Warga Korban Banjir

Aksi Tanggap Darurat Digerakkan

Tim gabungan berangkat ke lokasi sejak 30 November 2025 dan langsung mendirikan posko sementara di lokasi terdampak.

Tim ini terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya, serta dibantu pihak TNI dan pemerintah daerah setempat.

Pelayanan awal yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, perawatan luka, penanganan penyakit pasca-banjir seperti infeksi kulit, ISPA, hingga pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih dan logistik darurat.

Fokus pada Kelompok Rentan Anak, Ibu Hamil, Lansia

Tim turut memberi perhatian khusus pada kelompok paling rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, bayi, dan lansia. Layanan kesehatan dan distribusi kebutuhan dasar seperti susu bayi dan paket gizi dilakukan untuk membantu mereka bertahan dalam kondisi darurat.

Kerja sama lintas organisasi kesehatan dan pemerintah daerah juga dilakukan agar distribusi bantuan bisa tepat sasaran dan menjangkau wilayah yang paling membutuhkan.

Komitmen Pemulihan dan Mitigasi Jangka Panjang

Kolaborasi ini bukan sekadar penanganan darurat. USU bersama IDAI dan organisasi medis lainnya, menegaskan komitmen jangka panjang untuk mendampingi masyarakat terdampak hingga kondisi membaik. 

Tim medis berencana membuka posko layanan tersentral serta membuat program pemantauan kesehatan rutin pascabencana.

Langkah ini diharapkan bisa menekan risiko munculnya penyakit, mempercepat pemulihan kesehatan warga, serta memastikan bahwa korban banjir tidak hanya mendapat bantuan sementara tapi juga dukungan berkelanjutan dalam menghadapi dampak pascabencana.

Baca juga: Kampus UPI Bebaskan UKT Mahasiswi Korban Banjir Bandang di Sumatra Barat Dukungan hingga Lulus

Gerak cepat FK USU dan IDAI Sumut ke Tapanuli Tengah menunjukkan kalau kampus dan komunitas medis bisa menjadi garda terdepan dalam tanggap bencana. 

Dengan kolaborasi, solidaritas, dan profesionalisme, bantuan medis serta pemenuhan kebutuhan dasar bisa segera menjangkau mereka yang paling membutuhkan sekaligus memberi harapan baru bagi pemulihan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Usu.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU