INDOZONE.ID - Tim bedah dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), berhasil melakukan tindakan operasi terhadap seorang korban banjir di RSUD Kota Langsa, Aceh.
Pasien tersebut adalah seorang pria berusia 35 tahun yang berasal dari Desa Matang Seulimeng.
Baca juga: Banjir Prestasi, UGM Boyong 14 Penghargaan dari Ajang Anugerah Diktisaintek 2025
Ia mengalami patah tulang serius di tungkai kanan kominutif, sebuah kondisi di mana tulang pecah menjadi beberapa bagian.
Berdasarkan pemeriksaan medis, pasien diketahui menderita neglected fracture atau kondisi patah tulang yang sudah cukup lama didiamkan tanpa penanganan medis yang tepat.
Situasi ini sangat berisiko karena dapat memicu infeksi berat, kerusakan jaringan lunak, hingga ancaman kelumpuhan atau gangguan gerak permanen jika tidak segera ditangani.
Baca juga: Unhas Kerahkan Penuh Dokter Spesialis, Jamin Penanganan Medis Korban Bencana Optimal
Operasi penyelamatan dipimpin langsung oleh spesialis ortopedi dan traumatologi, dr. H. Kuncahyo Kamal Arifin, Sp.OT, dan melibatkan mahasiswa tingkat akhir (co-ass) dari FKIK UMY.
Dalam prosedur yang dilakukan, tim medis memasang alat penyangga berupa plate dan screw untuk menyatukan kembali struktur tulang pasien.
Langkah tersebut merupakan bagian penting untuk memulihkan fungsi gerak tubuhnya agar bisa beraktivitas kembali.
Setelah operasi, pasien masih akan mendapatkan pendampingan medis berupa fisioterapi dan terapi gejala guna mempercepat proses penyembuhan.
Tim UMY Rescue sendiri dijadwalkan akan terus bersiaga memberikan layanan kesehatan di lokasi hingga 26 Desember 2025.
Aksi nyata ini membuktikan komitmen UMY dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional dan responsif bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Umy.ac.id