Rabu, 24 DESEMBER 2025 • 14:22 WIB

Tren Positif Terus Meningkat, Rusia Tambah Kuota Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia

Author

Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia Sergio Tolchenov dan Wamendiktisaintek RI Stella Christie (kemdiktisaintek.go.id)

INDOZONE.ID - Kerja sama pemerintah Indonesia dengan Rusia di bidang pendidikan makin kuat. Tentunya, ini kabar baik bagi kamu yang berencana kuliah di Negeri Beruang Merah.

Rusia menambah kuota beasiswa untuk Indonesia seiring tren positif kerja sama di antara kedua negara tersebut. Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menyatakan Indonesia tahun ini dapat 300 kuota beasiswa

"Tahun lalu, Indonesia mendapatkan kuota 250 beasiswa Pemerintah Rusia. Karena pemanfaatannya optimal, kuota tersebut kami tingkatkan menjadi 300 kuota tahun ini dan kami berharap dapat meningkat lagi jika seluruh kuota ini dimanfaatkan dengan baik," kata Sergei, dilansir dari ANTARA, Rabu (24/12/2025).

Tersedia dari Jenjang S1 sampai S3

Beasiswa ini tidak cuma untuk kamu yang ingin mendapatkan gelar sarjana. Sebab, ada juga beasiswa untuk kamu yang mau mengejar gelar magister dan doktor.

Rincian kuota beasiswa ini adalah 200 sarjana, 80 magister, dan 20 doktoral. Sampai saat ini, jumlah pendaftar menunjukkan tren positif dan antusiasme tinggi.

Baca juga: 6 Strategi Ampuh Mahasiswa untuk Meraih Nilai A Sejak Awal Semester

Sergei menyebut, pihaknya bakal menyediakan skema khusus lewat Russian State Atomic Energy Corporation (Rosatom) dan Russian Aluminium Company (RUSAL). Akan tetapi, kuota pada bidang nuklir perlu disesuaikan sama jumlah kuota yang diberikan.

Supaya calon pendaftar tidak bingung, Wakil Kepala Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Rusia, Maria Khionaki, menyebut pihaknya akan melakukan sosialisasi secara daring.

"Beasiswa RUSAL menawarkan pembiayaan secara penuh dan akan dilaksanakan di Ural Federal University di Yekaterinburg. Kami juga menyiapkan berbagai materi informasi dan brosur agar mahasiswa Indonesia memahami keunggulan program ini," ucap Maria.

Sejalan Dengan Visi Presiden Prabowo Subianto

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, mengapresiasi pertambahan kuota beasiswa yang diberikan Rusia untuk Indonesia.

Menurut kacamata Stella, ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Baca juga: Mengenal 4 Jurusan yang Didominasi Perempuan dan Peluang Karier Masa Depannya

"Kami sangat mengapresiasi dukungan beasiswa dari pemerintah Rusia. Ini selaras dengan visi Presiden untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia," ujar Stella.

Stella menjelaskan, bahwa tantangan saat ini bukan minat dari calon mahasiswa, tapi ketidaktahuan terhadap beasiswa tersebut. Tak ayal, penyebaran informasi amat penting untuk mengetahui beasiswa seperti ini.

"Masalah utama yang kami hadapi adalah bottleneck informasi. Banyak mahasiswa yang belum mengetahui peluang ini, atau yang mendaftar justru bukan dari latar belakang STEM. Karena itu, kami akan memperkuat penyebaran informasi secara lebih terarah dan sistematis," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kemdiktisaintek.go.id, ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU