Peneliti Ini Resmi Sandang Gelar Doktor: Kembangkan Teknologi VR untuk Penanganan Pendarahan Pasca Persalinan
INDOZONE.ID - Kemajuan teknologi dirasakan oleh tenaga kesehatan, khususnya dalam penggunaan virtual reality (VR) untuk melakukan simulasi awal sebelum bertemu dengan pasien secara langsung.
Penelitian ini pertama kali diujikan melalui sidang terbuka promosi doktor dr. Ide Pustaka Setiawan, M.Sc.(HPE)., Sp.OG., FFRI yang digelar di ruang auditorium FK-KMK UGM.
Penelitian ini dikemas dengan judul "Pengembangan Virtual Reality dalam Penanganan Perdarahan Pasca Salin untuk Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Bidan Praktik Klinik”.
Menurut laman resmi UGM, para pengguna teknologi VR dinilai menunjukkan peningkatan dalam fokus pembelajaran dan pengalaman belajar selama proses pembelajaran berlangsung.
“Kami mengembangkan untuk prototype VR yang betul-betul orang bisa masuk ke dalam dunia virtual (3D) dan bisa melihat, immersive. Betul-betul bertemu seperti pasien perdarahan, dan itu yang bisa menjadi kelebihan dibandingkan produk lain,” jelas Ide.
Baca juga: Catat! Ini Jadwal Pelaksanaan dan Persyaratan SPAN-PTKIN 2026
Awalnya, penelitian ini bertujuan untuk menilai kemampuan bidan yang ada di Yogyakarta menggunakan survei daring.
Survei daring ini dilakukan karena kajian pustaka sebelumnya menunjukkan bahwa belum ada metode yang sepenuhnya akurat untuk menangkap fenomena tersebut.
Melalui survei itu, dihasilkan data berupa meningkatnya pengetahuan sebesar 57.5%, persepsi kemampuan naik 60%, dan persepsi kesiapan sebesar 90%.
Menurut Ide, metode pembelajaran VR ini memberikan pengalaman baru khususnya dalam persiapan menangani kasus-kasus langka seperti pendarahan.
Baca juga: Lagi Cari Tempat Nongkrong? Ini Rekomendasi Favorit Mahasiswa Unpad
“Paparan pengalaman yang dapat dibuat melalui VR. Dari hasil riset, terdapat peningkatan skill dan kesiapan yang terjadi karena metode ini,” jelasnya.
VR ini juga dilengkapi dengan fitur khusus sehingga materi dapat diulang dan dipelajari berulang kali.
“Kami ingin memaparkan hal itu dengan suasana yang aman, terstandar, dan tidak mencederai pasien, dan semoga hal tersebut dapat betul terjadi,” pungkas Ide.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ugm.ac.id