Senin, 19 JANUARI 2026 • 17:40 WIB

MouthEZ, Alat Pendeteksi Kanker Mulut Karya Mahasiswa UNAIR Raih Medali Perak di Ajang Bangkok IPITEx 2026

Author

Tim mahasiswa UNAIR memperkenalkan inovasi bernama MouthEZ di Bangkok, Thailand (unair.ac.id)

INDOZONE.ID - Kabar membanggakan kembali datang dari Universitas Airlangga (UNAIR). Melalui ajang Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx), tim mahasiswa UNAIR yang terdiri dari tujuh orang tersebut berhasil meraih medali silver, serta Stage Presentation Appreciation kategori CLASS A–Medicine and Public Health/Medical Technology/Pharmacy/Hygiene dengan memperkenalkan alat pendeteksi kanker mulut bernama MouthEZ

Ajang tersebut digelar pada 5-9 Januari 2026 dan dihadiri oleh 31 negara di Bangkok International Trade & Exhibition Centre (BITEC), Bangkok, Thailand.

Dikepalai oleh Arifianti, tim yang beranggotakan tujuh orang ini terdiri dari Given Exaudi Girsang, Zalfa Anindya Laksana, David Mey Norton, Aura Tahta Imani, Muhammad Zaidan Fathirifansa, dan Nisriina Hilmi Rajiva.

Arifianti menjelaskan, alat bernama MouthEZ ini bekerja dengan menggunakan Convolutional Neural Network (CNN) serta auto-hyperparameter tuning untuk mendeteksi lesi kanker di mulut seseorang.

Baca juga: Briket Limbah Batok Kelapa Karya Mahasiswa UMY Berhasil Tembus Pasar Eropa

Pengguna cukup mengambil foto area mulut yang, kemudian sistem akan memberikan hasil skrining awal beserta rekomendasi tindak lanjut secara cepat, non-invasif, dan terjangkau,” ucapnya.

Inovasi ini lahir dari rasa prihatin mereka karena angka diagnosis kanker mulut di Indonesia terhitung lambat dalam mendeteksi kanker lebih awal.

 “Di Indonesia, kasus kanker mulut baru terdiagnosis pada stadium lanjut. Hal itu akibat keterbatasan skrining, minimnya edukasi, dan belum terintegrasinya deteksi dini kanker mulut dalam kebijakan kesehatan nasional,” tambah Arifianti.

Anggota tim ini terdiri dari beberapa mahasiswa dengan latar belakang fakultas yang berbeda, meliputi mahasiswa Fakultas Kedokteran, Fakultas Sains dan Teknologi, dan Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin. 

Baca juga: Operasi SAR 17 Hari, UPL MPA Unsoed dan Tim Gabungan Berhasil Temukan Korban Hilang

Para mahasiswa dari masing-masing fakultas tersebut mengambil perannya masing-masing dalam mengembangkan alat ini.

Tiap anggota kompak bekerjasama satu sama lain. Mahasiswa FST dan FTMM bertugas merancang aplikasi, sedangkan anak FK bertugas dalam membangun ide dan segala hal di luar kebutuhan aplikasi. 

Dengan kerja sama yang baik, seluruh tantangan dapat kita lalui dan justru memperkuat kesiapan kami,” tambahnya.

Menurut tim, prestasi ini bukan hanya sebagai sebuah prestasi dalam memenangkan sebuah ajang kompetisi saja. Namun, mengajarkan mereka dalam mengaplikasikan ide serta menuang solusi yang bermanfaat bagi banyak orang.

Baca juga: ITS Buka Beasiswa Angka Nitisastro 2026: Kuliah S2-S3 Gratis dan Dapat Uang Saku Bulanan!

"MouthEZ sudah dapat diakses melalui website dan ditargetkan akan meluncur di Play Store dan App Store. MouthEZ akan terus berkembang untuk mendukung implementasi yang berkelanjutan di berbagai layanan kesehatan,” tutup Arifianti.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unair.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU