INDOZONE.ID - Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Universitas Esa Unggul (UEU) menggelar program pengabdian masyarakat di Kelurahan Kalianyar, Jakarta Barat.
Program tersebut mengusung misi dalam memperkuat peran kader kesehatan sebagai ujung tombak untuk mencegah komplikasi stroke pada kelompok lanjut usia (lansia) yang mengidap hipertensi.
Kegiatan dipimpin oleh Dr. Mira Asmirajanti, SKp., MKep., bersama tim dosen yang terdiri dari Rini Handayani, Dwi Nurmawaty, dan Yulhendri.
Tidak hanya dosen, sejumlah mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu juga turut terjun langsung dalam aksi sosial ini.
Keunikan program terletak pada kolaborasi lintas jurusan, yakni Program Studi Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, serta Sistem Informasi, yang bertujuan menyatukan sisi medis, pendidikan, dan pemanfaatan teknologi informasi kesehatan di tengah masyarakat.
Masalah utama yang mendasari kegiatan ini adalah tingginya risiko stroke pada lansia yang menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi.
Baca juga: Kolaborasi UPN Veteran Yogyakarta dan UTU, Ringankan Beban Korban Bencana di Bener Meriah Aceh
Sering kali, kondisi mereka tidak disadari karena minimnya keluhan fisik yang dirasakan oleh penderita, padahal hipertensi yang dibiarkan tanpa kontrol merupakan pemicu utama stroke.
Dr. Mira Asmirajanti menekankan bahwa pencegahan stroke tidak bisa hanya mengandalkan pengobatan di rumah sakit saja.
“Kader kesehatan memiliki kedekatan emosional dan sosial dengan masyarakat. Kedekatan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam membangun kesadaran dan mendorong perubahan perilaku kesehatan, khususnya pada lansia dengan hipertensi,” tuturnya.
Dalam kegiatan yang berlangsung di wilayah kerja Puskesmas Tambora, para kader diberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya rutin meminum obat, penerapan gaya hidup sehat, dan cara mengenali gejala awal stroke dengan cepat.
Baca juga: Perkuat Sistem Pelayanan Kesehatan, RSUB Universitas Brawijaya Hadirkan Infection Disease Center
Mahasiswa pun turut berperan aktif memberikan kontribusi. Salah satunya, Umairoh Vilfaladah, yang menyampaikan edukasi kesehatan dengan bahasa sederhana agar mudah dicerna warga.
Sementara itu, Riska Dwi Damai Yanti memimpin sesi senam hipertensi sebagai aktivitas fisik ringan yang bermanfaat bagi lansia.
Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, menyatakan bahwa universitas memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan solusi bagi masalah di masyarakat.
Beliau menegaskan bahwa UEU berkomitmen penuh untuk hadir langsung dan memberikan dampak positif bagi publik.
Baca juga: Lewat Seni, ISI Yogyakarta Wujudkan Pemberdayaan Lansia Berkelanjutan
“Penguatan peran kader kesehatan merupakan langkah penting dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular, khususnya stroke pada lansia dengan hipertensi,” jelasnya.
Melalui program seperti ini, UEU terus membuktikan semangatnya untuk menjadi institusi yang unggul dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Www.esaunggul.ac.id