Kamis, 22 JANUARI 2026 • 13:40 WIB

Gandeng Mahasiswa KKN, Halal Center Unsoed Dorong UMKM Desa Miliki Sertifikat Halal dan NIB

Author

Halal Center Universitas Jenderal Soedirman melakukan pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha kepada pelaku UMKM (unsoed.ac.id)

INDOZONE.ID - Halal Center Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melakukan langkah nyata dalam mendukung kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah pedesaan.

Melalui kolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), pihak kampus memberikan pendampingan bagi para pengusaha lokal untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikasi Halal Gratis. 

Baca juga: Salut! 4 Mahasiswa ABT Ini Berdayakan UMKM Lewat Inovasi Digital

Ketua Halal Center Unsoed, Prof. Poppy Arsil, mengungkapkan bahwa program tersebut merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem halal di Indonesia.

Sejak lembaga pendamping didirikan pada 2022, tercatat sudah lebih dari 15 ribu sertifikat halal diterbitkan untuk membantu para pelaku usaha.

Saat ini, tim Halal Center bahkan mampu memproses sekitar 10 pengajuan sertifikasi setiap harinya.

Menurut Prof. Poppy, keterlibatan mahasiswa KKN menjadi strategi jitu agar layanan legalitas dan sertifikasi halal bisa menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa. 

Baca juga: Berdayakan Ibu PKK, Mahasiswa UNNES GIAT 14 Inisiasi Pengolahan Limbah Jagung di Desa Soropaten

Pada periode KKN 2026, terdapat 1.115 mahasiswa yang diterjunkan ke lapangan. Mereka melaksanakan pengabdian selama 35 hari, mulai dari 7 Januari hingga 10 Februari 2026.

Lokasi kegiatannya tersebar di 70 desa yang mencakup enam kabupaten, yakni Purbalingga, Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, Pemalang, dan Wonosobo.

“Semoga melalui Sertifikasi Halal Gratis dan pendampingan ini, UMKM menjadi legal dan halal, sehingga usaha mereka semakin berkah,” ujar Poppy.

Untuk memastikan proses pendampingan berjalan lancar, sebanyak 20 tenaga ahli Pendamping Proses Produk Halal (P3H) dikerahkan untuk membimbing para mahasiswa saat berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM.

Baca juga: Manfaatkan Limbah Lokal, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Dupa Insektisida dan Pestisida Nabati Ramah Lingkungan

Dr. Ridlwan Kamaluddin, Ketua Pusat Pengembangan KKN Unsoed, berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi kerakyatan.

Sinergi antara akademisi dan masyarakat diharapkan tidak hanya membuat usaha warga menjadi legal secara hukum, tetapi juga memberikan rasa aman bagi konsumen melalui jaminan produk halal.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unsoed.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU