Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 06:45 WIB

Faperta UNAND Resmikan Bukit Karamuntiang sebagai Pusat Gerakan Satu Juta Pohon Asuh

Author

Penanaman Pohon Asuh (unand.ac.id)

INDOZONE.ID - Fakultas Pertanian Universitas Andalas (Faperta UNAND) merayakan hari jadinya yang ke-70 melalui langkah nyata bagi lingkungan.

Pada 7 Februari 2026, Faperta secara resmi menetapkan Bukit Karamuntiang, yang berada di area Lahan Percobaan Pertanian UNAND, sebagai lokasi pusat untuk Gerakan Satu Juta Pohon Asuh

Baca juga: Keren! Mahasiswa UMM Rancang Irigasi Otomatis Bertenaga Surya untuk Pertanian Modern

Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis yang sempat tertunda. Seharusnya, perayaan dilaksanakan pada November 2025, namun bencana alam di Sumatera Barat memaksa panitia menggeser jadwal ke awal tahun 2026.

Meski demikian, semangat pelestarian tetap menjadi fokus utama melalui pengembangan sistem hutan tani (agroforestri) dan pemulihan alam.

Ketua Ikatan Alumni (IKA) Faperta UNAND, Ir. Zola Pandu, menjelaskan bahwa pohon yang ditanam mencakup jenis tanaman perkebunan hingga pohon kayu besar.

“Pohon-pohon yang ditanam akan diasuh oleh Fakultas Pertanian atas nama peserta Agriculturun yang turut berpartisipasi dalam pembelian bibit,” tuturnya. 

Baca juga: Rayakan HUT ke-25, BPOM Gandeng UNAND Tanam Pohon Andalas untuk Warisan Ekologis

Ia menambahkan bahwa acara yang diselenggarakan bukan sekadar seremonial, tapi juga berguna untuk komitmen jangka panjang.

Menurutnya, kegiatan Agriculturun tidak hanya menjadi ajang olahraga lari, tetapi bisa membawa nilai empati serta kepedulian terhadap lingkungan.

Dukungan terhadap aspek keilmuan juga disampaikan oleh Wakil Dekan II Faperta UNAND, Gusmini, S.P., M.P., Ph.D.

“Fakultas Pertanian memiliki tanggung jawab keilmuan untuk berkontribusi dalam proses restorasi lingkungan, khususnya melalui pendekatan berbasis pertanian berkelanjutan,” ungkapnya. 

Baca juga: Aksi Sosial HMAN 2025: Tebar Keceriaan, Tumbuhkan Empati Lewat Berbagi

Sejalan dengan itu, Wakil Rektor II UNAND, Dr. Hefrizal Handra, berharap area ini menjadi laboratorium hidup bagi mahasiswa dan dosen untuk melakukan riset.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang turut hadir melakukan penanaman simbolis, memberikan apresiasi tinggi.

Sebagai alumni, ia berharap Gerakan Satu Juta Pohon Asuh tidak hanya berhenti di dalam kampus, tetapi juga meluas ke seluruh penjuru Sumatera Barat demi menjaga keseimbangan alam.

Melalui aksi tersebut, Faperta UNAND terus memperkuat perannya dalam menjaga bumi melalui pendidikan dan pengabdian masyarakat yang nyata.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unand.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU