Sabtu, 14 FEBRUARI 2026 • 17:25 WIB

Tak Hanya Cerdas, Desi Safitri Bersinar dengan IPK 3,95 dan Dedikasi di Dunia Pendidikan

Author

Desi Safitri, Mahasiswi Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) (uny.ac.id)

INDOZONE.ID – Desi Safitri, mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berhasil dinobatkan sebagai lulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95.

Dengan Raihan IPK tertinggi untuk jenjang sarjana, Desi membuktikan bahwa prestasi akademik yang gemilang dapat diraih beriringan dengan keaktifan di luar kelas.

Keberhasilan yang diraih tentunya tidak didapatkan dalam sekejap, ia mengaku ada banyak proses panjang dan penuh perjuangan. 

Baca juga: Bawa Nama UB ke Taiwan, Mahasiswa FISIP Berhasil Raih Beasiswa Pertukaran Akademik dari Kemenlu Taiwan

Desi memilih jurusan Program Studi Pendidikan IPA di UNY karena mampu mengintegrasikan pemahaman konsep ilmiah dengan fenomena alam yang ada di kehidupan sehari-hari.

Saat kuliah, ia juga menekankan pentingnya manajemen waktu yang baik, kedisiplinan, serta menjaga hubungan komunikasi yang harmonis dengan dosen maupun sesama mahasiswa.

Selain fokus pada buku teks, Desi juga dikenal aktif mengasah kemampuan diri melalui berbagai organisasi dan pengabdian masyarakat.

Salah satu pengalaman pentingnya adalah ketika ia aktif di Himpunan Mahasiswa IPA (HIMA IPA) UNY. 

Baca juga: Dapat Hibah Lahan Seluas 87 Hektare, ITERA akan Perkuat Riset dan Pengabdian di Lampung Barat

Pada 2024, ia bahkan dipercaya mengemban tanggung jawab sebagai Kepala Divisi pada BSO IPA Mengajar, sebuah unit yang berfokus pada kegiatan edukasi.

Tak hanya aktif di internal kampus, putri dari pasangan Suyadi dan Sunarsih ini juga memperluas wawasannya melalui Program Kampus Mengajar Angkatan 7. 

Melalui program tersebut, Desi dapat terjun langsung ke lingkungan sekolah untuk menghadapi tantangan nyata di dunia pendidikan.

“Program Kampus Mengajar memberikan pengalaman nyata tentang dunia pendidikan. Dari sana saya belajar beradaptasi, berkomunikasi dengan siswa, dan memahami tantangan pendidikan secara langsung,” tuturnya. 

Desi Safitri pada Wisuda Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) (uny.ac.id)

Baca juga: Mahasiswa UNAIR Luncurkan Program LENTERA, Bekali Ibu untuk Dukung Masa Depan Pendidikan Anak

Baginya, pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan pengalaman yang terjadi di lapangan semakin memantapkan hatinya untuk berkontribusi di bidang tersebut.

“Ada kalanya merasa lelah dan jenuh, tetapi saya selalu mengingat tujuan awal saya kuliah. Saya percaya setiap proses punya waktunya masing-masing,” ungkapnya.

Ke depannya, Desi berencana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan ingin mengabdikan dirinya sebagai tenaga pendidik.

Ia berharap ilmu yang diperoleh selama di UNY tidak hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga bisa dibagikan untuk kemajuan generasi mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Uny.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU