Jumat, 24 APRIL 2026 • 13:00 WIB

Eksperimen Seru! Mahasiswa Itera Ajak Siswa Belajar Ilmu Kimia Lewat Pembuatan Parfum dan Lilin Aromaterapi

Author

Mahasiswa Itera membagikan ilmu mengenai struktur dasar parfum (itera.ac.id)

INDOZONE.ID - Program Studi (Prodi) Rekayasa Kosmetik dari Institut Teknologi Sumatera (Itera) menggelar kegiatan edukatif untuk siswa.

Pada 21 April 2026, tim Itera mengunjungi SMP Cahaya Bangsa School di Metro untuk memberikan pelatihan langsung mengenai pembuatan parfum serta lilin aromaterapi.

Baca juga: Gak Sekadar Main Medsos, Siswa MTsN Dibimbing Jadi Content Creator oleh Mahasiswa UNS

Acara yang mengusung tema “Kreasi Wewangian: Belajar Membuat Parfum Bersama Rekayasa Kosmetik Itera” tersebut merupakan bagian dari agenda Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Tujuan utamanya adalah untuk memperkenalkan konsep sains di balik produk kosmetik secara praktis, sehingga para siswa dapat mengenal bidang teknologi ini sejak mereka masih di bangku sekolah menengah.

Dalam sesi pelatihan, para dosen dan mahasiswa Itera membagikan ilmu mengenai struktur dasar parfum.

Para siswa diajak untuk memahami berbagai jenis aroma, bahan-bahan yang digunakan, hingga aspek keamanan dalam proses produksinya.

Tidak hanya teori, siswa juga mendapatkan pengalaman berharga dengan mempraktikkan langsung cara memformulasi parfum sesuai dengan selera dan kreativitas mereka masing-masing.

Selain fokus pada parfum, pelatihan yang diselenggarakan juga mencakup pembuatan lilin aromaterapi. Media ini dipilih sebagai alat peraga karena menggunakan minyak atsiri yang memiliki efek relaksasi bagi penggunanya.

Baca juga: Mahasiswa UMM Tembus Riset Semikonduktor Taiwan, Kembangkan Teknologi Prediksi Cacat Produksi

Melalui pembuatan lilin, tim Itera ingin menunjukkan bagaimana prinsip ilmu kimia dan rekayasa kosmetik bekerja dalam menciptakan produk yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Annisaa Siti Zulaicha, M.Si., selaku perwakilan tim dosen, menekankan pentingnya mengubah pandangan masyarakat terhadap industri kosmetik.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kosmetik tidak hanya berkaitan dengan kecantikan, tetapi juga ilmu pengetahuan, inovasi, dan peluang industri,” ungkapnya.

Dengan mengajak siswa untuk mempraktikkannya secara langsung, pembelajaran sains akan menjadi pengalaman yang lebih ceria dan relevan dengan realitas yang mereka temui sehari-hari.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan semangat yang tinggi saat meracik bahan dan bertanya mengenai cara kerja di industri kosmetik profesional.

Selain melatih keterampilan motorik, kegiatan ini diharapkan mampu memupuk jiwa kewirausahaan pada diri siswa sejak dini. 

SMP Cahaya Bangsa School, Metro (itera.ac.id)

Baca juga: Perpustakaan Unpak dan DKM Masjid Dorong Literasi dan Wirausaha Melalui STARBOOKS

Produk parfum dan lilin yang mereka ciptakan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi barang bernilai ekonomi tinggi.

Sebagai penutup acara, para peserta melakukan diskusi interaktif mengenai potensi bahan lokal untuk dijadikan produk wewangian.

Setiap siswa pun diperbolehkan membawa pulang hasil karya parfum dan lilin buatan mereka sendiri.

Melalui inisiatif yang dilakukan, Itera berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi sains di masyarakat serta mempererat kerja sama dengan sekolah-sekolah demi menciptakan generasi yang lebih inovatif dan mandiri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Itera.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU