Jumat, 22 MEI 2026 • 10:14 WIB

Olah Limbah Jadi Pakan Ikan Bernutrisi, Mahasiswa UNJA Raih Gold Medal National Business Plan Competition 8

Author

Mahasiswa Universitas Jambi (UNJA) meraih Juara 1 dan Gold Medal ajang National Business Plan Competition 8 (NBPC 8) di Lombok. (unja.ac.id)

INDOZONE.ID - Tim mahasiswa Universitas Jambi (UNJA) meraih Juara 1 sekaligus Gold Medal dalam ajang National Business Plan Competition 8 (NBPC 8) yang digelar di Lombok pada 16 hingga 18 Mei 2026.

Prestasi tersebut mereka raih lewat inovasi pakan ikan berbahan limbah lokal bernama RUDETTA, yang dibuat untuk membantu menekan tingginya biaya pakan budidaya ikan di Indonesia.

Kompetisi ini menjadi bagian dari rangkaian Mandalika Essay Competition 8 itu diselenggarakan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mataram, yang bekerja sama dengan ENTRE. 

Dari ratusan peserta asal berbagai perguruan tinggi, hanya sekitar 100 tim yang lolos ke tahap presentasi langsung.

Baca juga: SMMPTN Barat 2026 Resmi Dibuka, Ini Biaya dan Syarat yang Harus Segera Disiapkan

Tim UNJA menjadi salah satu finalis yang tampil langsung di Lombok setelah melewati proses seleksi ketat tersebut.

Tim tersebut diketuai oleh Mafaza Karima dari Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Fakultas Peternakan UNJA. Ia bersama timnya memperkenalkan inovasi bernama RUDETTA, singkatan dari Rucah, Dedak, dan Ampas Tahu.

Melalui inovasi tersebut, mereka mengembangkan pakan ikan berbasis limbah lokal yang dinilai lebih ekonomis ketimbang pakan pabrikan, tapi tetap memiliki kandungan gizi yang baik untuk ikan budidaya.

Tak hanya harganya yang lebih murah, RUDETTA juga dinilai memiliki nilai lingkungan karena memanfaatkan limbah yang selama ini belum digunakan secara optimal. 

Baca juga: UAJY Jadi Tuan Rumah Summer Program 2026, Dihadiri Mahasiswa Internasional

Selain Mafaza, tim UNJA juga beranggotakan Ajeng Retno Lizio dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Galang Haykal dari Teknik Pertambangan, Nabil Ghaisan Prakasa Najamuddin dari Ilmu Pemerintahan, serta Nur El Vira Ilyas dari Psikologi.

Mereka mulai menyusun proposal dan mengembangkan ide bisnis tersebut sejak Februari 2026. Pada babak final di Lombok, Mafaza dan Ajeng hadir secara langsung mewakili tim bersama dosen pembimbing Besse Monica Arfiana.

Selama menyiapkan kompetisi, mereka juga aktif berlatih presentasi dan berdiskusi bersama senior di komunitas Karya Salemba Empat (KSE) yang memiliki pengalaman di berbagai ajang kompetisi nasional.

Dosen pembimbing tim, Besse Monica Arfiana, mengapresiasi kerja keras dan semangat mereka dalam mengembangkan ide bisnis berbasis potensi lokal tersebut.

Baca juga: Mengenal Sastra Batak, Jurusan Langka yang Siap Cetak Generasi Pelestari Budaya Nusantara

Menurutnya, prestasi tersebut diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berani bersaing di tingkat nasional, melalui solusi yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Mafaza mengatakan ide mengikuti kompetisi ini muncul dari keinginan tim untuk membuktikan, bahwa mahasiswa daerah juga mampu bersaing melalui inovasi yang berdampak nyata.

Kemenangan ini menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi saya secara pribadi dan tim karena menjadi bukti bahwa kerja keras, proses belajar, dan keberanian mencoba hal baru dapat membawa hasil yang baik. Pencapaian ini juga menjadi motivasi untuk terus berkembang dan lebih percaya diri dalam mengikuti kompetisi lainnya di tingkat nasional,” tuturnya.

Ke depan, tim berharap RUDETTA dapat terus dikembangkan melalui riset lanjutan agar bisa diproduksi lebih luas dan dimanfaatkan oleh pembudidaya ikan di berbagai daerah Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unja.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU