Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Sabtu, 22 FEBRUARI 2025 • 16:04 WIB

Unik! Kampus Swasta Jember Terima 280 Mahasiswa Difabel, Hari Ini Belasan Diantaranya Wisuda Sarjana

Unik! Kampus Swasta Jember Terima 280 Mahasiswa Difabel, Hari Ini Belasan Diantaranya Wisuda SarjanaSebanyak 628 mahasiswa Unipar Jember laksanakan kegiatan wisuda, yang mana 12 mahasiswa difabel ikut serta dalam acara ini.

INDOZONE.ID - Sebanyak 628 mahasiswa Universitas PGRI Argopuro (Unipar) Jember melaksanakan kegiatan Wisuda ke-IV Program Diploma, Sarjana, dan Pasca Sarjana di Gedung Serba Guna Kaliwates, Jember. Dalam acara wisuda itu, diketahui ada 12 mahasiswa difabel ikut menjadi wisudawan.

Terkait hal itu, diungkapkan oleh Kepala Biro Humas dan Kerjasama Unipar Jember, Ahmad Fadli. Ia mengklaim bahwa kampusnya merupakan universitas swasta di Indonesia, yang paling banyak menampung mahasiswa dengan kondisi difabel selama ini.

"Karena memang Unipar merupakan kampus yang ramah terhadap disabilitas, sehingga banyak mahasiswa kami (khususnya Difabel) berasal dari Aceh sampai Papua. Kami Kampus yang komitmen ramah terhadap disabilitas, inklusif, ketika beberapa perguruan tinggi lain menolak teman-teman disabilitas," kata Fadli saat dikonfirmasi sejumlah wartawan disela acara wisuda, Sabtu (22/2/2025).

Dalam kegiatan wisuda kali ini, kata Fadli, ada sebanyak 12 mahasiswa yang menjadi wisudawan dari program sarjana.

Baca Juga: Edukasi Coding Sejak Dini, KKN UPGRIS Kelompok 49 Desa Gebugan Terapkan Belajar Asik Berbasis Komputer ke Siswa SD

"Mereka adalah bagian dari 280 mahasiswa difabel yang kuliah di kampus kami," ucapnya.

Terkait proses perkuliahan bagi kaum disabilitas itu, Fadli menjelaskan, pihaknya memfasilitasi dengah kondisi difabel dari mahasiswanya.

"Misalkan, ketika mahasiswa tunarungu, di Unipar ada juru bahasa isyarat. Ketika dosen tidak memahami bahasa isyarat, maka sudah ada yang menerjemahkan menggunakan bahasa isyarat. Siapapun itu dosennya, siapapun itu mahasiswanya, di semua Prodi," ujarnya.

Terkait klaim sebagai kampus dengan mahasiswa difabel terbanyak, lebih lanjut kata Fadli, pihaknya mengaku pernah berkomunikasi dengan Staf Khusus Presiden RI.

Baca Juga: Senam Bersama Mengawali Kegiatan Dies Natalis UNY ke-61

"Sehingga ada Staf Khusus Presiden RI saat itu Pak Joko Widodo, Mas Billy Mambasar. Datang ke Jember untuk mengkonfirmasi kebenaran hal itu. Dan ternyata, ya memang benar. Kami tidak mengada-ada, memang faktanya demikian, sebagaimana yang ada saat ini, dan sebagian juga masih ada yang mengikuti prosesi wisuda," ulasnya.

Sementara itu menurut salah seorang mahasiswa difabel asal FKIP Prodi Pendidikan Luar Biasa yang ikut dalam wisuda, Muhammad Roni mengatakan alasannya menempuh pendidikan hingga tingkat sarjana. Untuk meraih cita-cita ketika lulus SMA.

"Saat itu, agar saya ini bisa menjadi orang yang pintar dan sukses. Meskipun dengan kondisi ini, yang penting kita harus semangat, jangan menyerah, meskipun cobaan itu berat. Kita semangat dan berdoa, pasti ada jalan keluar," ujar Roni.

Selanjutnya setelah diwisuda dirinya pun berencana akan melanjutkan pendidikan ke program Pasca Sarjana.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Unik! Kampus Swasta Jember Terima 280 Mahasiswa Difabel, Hari Ini Belasan Diantaranya Wisuda Sarjana

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!